Agar Mendapatkan Pahala Berlipat Ganda, Berikut Amalan Sunnah Bulan Ramadhan Beserta Dalilnya yang Bisa Dikerjakan

Amalan Sunnah di Bulan Ramadhan. (Foto: Google/nu.or.id)

Suararakyatindo.com – Umat muslim dipenjuru dunia sekarang tengah menjalankan ibadah puasa bulan Ramadhan.

Seperti yang anda ketahui, bahwa Puasa di bulan Ramadhan terdapat banyak keistimewaan serta keutamaan-keutamaan didalammnya.

Bulan Ramadhan merupakan bulan yang agung serta penuh dengan keberkahan, maka dari itu Allah SWT mewajibkan umat muslim berpuasa dibulan Ramadhan ini.

Selain diwajibkannya berpuasa, Nabi Muhammad SAW menganjurkan ummatnya untuk memperbanyak amalan sunnah lainnya di bulan Ramadhan.

Dikutip dari berbagai sumber, berikut amalan sunnah di bulan Ramadan beserta dalilnya.

1. Mengerjakan Qiyamul-Lail

“Barangsiapa mengerjakan qiyam (shalat) Ramadan karena iman dan mengharap pahala, niscaya diampuni dosanya yang telah lalu” [HR. al-Bukhari dan Muslim].

2. Mengakhirkan Makan di Waktu Sahur

“Sahur adalah makanan yang penuh berkah. Oleh karena itu, janganlah kalian meninggalkannya sekalipun hanya dengan minum seteguk air. Karena sesungguhnya Allah dan para malaikat bershalawat kepada orang- orang yang makan sahur.” (HR. Ahmad).

3. Menyegerakan Berbuka

Ketika berbuka puasa adalah salah satu waktu terkabulnya do’a. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Ada tiga orang yang do’anya tidak ditolak:

1)Pemimpin yang adil, (2) Orang yang berpuasa ketika dia berbuka, (3) Do’a orang yang terzalimi.”

4. Memperbanyak shadaqah

Ibnul Qayyim rahimahullah mengatakan, “Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam lebih banyak lagi melakukan kebaikan di bulan Ramadhan. Beliau memperbanyak sedekah, berbuat baik, membaca Al Qur’an, shalat, dzikir dan i’tikaf.”

5. Mempelajari Al-Quran

“Dari Ibnu Abbas r.a. (diriwayatkan bahwa) ia berkata: Rasulullah saw adalah

orang yang paling dermawan, apalagi pada bulan Ramadhan, ketika ditemui oleh Malaikat Jibril pada setiap malam pada bulan Ramadhan, dan mengajaknya membaca dan mempelajari al-Qur’an. Ketika ditemui Jibril, Rasulullah adalah lebih dermawan daripada angin yang ditiupkan.” [Muttafaq ‘Alaih].

6. Memperbanyak Iktikaf

“Dari Ibnu Umar r.a. (diriwayatkan bahwa) ia berkata: Rasulullah saw selalu beriktikaf pada sepuluh hari yang penghabisan di bulan Ramadan.” [Muttafaq ‘Alaih].

Tinggalkan Balasan