Menu

Mode Gelap
Murder Drones Characters Meet the Cast of the Dark Animated Series and Their Roles Knights of Guinevere Character Sheets with Hero Profiles and Ability Guides Unraveling Lizzy Murder Drone Cases and Practical Safety Guidance for Residents Full Episode Guide and Season-by-Season Recap for The Gaslight District Murder Drones Episodes Complete Guide to Every Season and Key Moments Catching Up Episodes A Practical Handbook for Rediscovering Favorite TV Shows

Daerah

Bupati Probolinggo Soroti Polemik Sound Horeg Saat Takbiran: Tradisi Boleh, Tapi Jangan Ganggu Ketertiban

badge-check


					Bupati Probolinggo Soroti Polemik Sound Horeg Saat Takbiran: Tradisi Boleh, Tapi Jangan Ganggu Ketertiban Perbesar

SUARARAKYATINDO.COM – Probolinggo, Polemik pawai sound horeg pada malam takbiran terus menuai perdebatan di tengah masyarakat.

Menyikapi hal tersebut, Bupati Probolinggo, Gus dr. Mohamad Haris, menegaskan bahwa tradisi tetap boleh dilestarikan, namun tidak boleh mengganggu ketertiban umum.

Pria yang akrab disapa Gus Haris itu menilai, kegiatan yang menjadi bagian dari kearifan lokal sejatinya sah-sah saja dilakukan, selama tidak memicu keresahan di tengah masyarakat.

“Iya, kalau saya pribadi sebenarnya selama keramaian itu masuk di dalam sebuah kearifan lokal, saya rasa tidak masalah,” ujar Gus Haris usai melakukan silaturahmi ke KH Hasan Fauzi Hasyim di Pondok Pesantren Nurul Hasyimi, Kecamatan Besuk, Kamis (19/3/2026) malam.

Namun demikian, ia mengingatkan bahwa euforia dalam perayaan malam takbiran tetap harus memiliki batas. Menurutnya, suara bising atau aktivitas berlebihan berpotensi mengganggu kenyamanan warga jika tidak dikendalikan.

“Tetapi keberadaan kehingaran dan lain sebagainya, kalau itu pada akhirnya menimbulkan gangguan, saya harap mungkin dengan bijak ya, kita sama-sama menjaga agar di malam yang penuh berkah, di malam Idul Fitri, kita saling menjaga kenyamanan masyarakat,” jelasnya.

Lebih lanjut, Gus Haris menekankan bahwa malam Idul Fitri merupakan momentum sakral bagi umat Muslim setelah menjalani ibadah selama bulan Ramadan. Oleh karena itu, suasana khusyuk dan penuh kedamaian perlu dijaga bersama.

“Apalagi ini adalah hari yang kita tunggu-tunggu, hari yang fitri, sehingga kita tidak menimbulkan ada gangguan yang menimbulkan sakit hati dan lain sebagainya,” tegasnya.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut berperan aktif menjaga kondusivitas wilayah. Tidak hanya pemerintah, warga juga memiliki tanggung jawab dalam menciptakan suasana yang aman dan nyaman saat malam takbiran.

“Ya, saya berharap masyarakat lebih bijak untuk saling menjaga kondusivitas selama malam Idul Fitri, terutama malam takbir,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Dua Bersaudara Asal Maron Diciduk Polisi, Diduga Terlibat Aksi Begal di Kraksaan

15 April 2026 - 18:00 WIB

Dua Bersaudara Asal Maron Diciduk Polisi, Diduga Terlibat Aksi Begal di Kraksaan

Komplotan Penipu Sapi di Pasar Wonoasih Dibekuk, Dua Ditangkap Tiga Masuk DPO

15 April 2026 - 13:08 WIB

Komplotan Penipu Sapi di Pasar Wonoasih Dibekuk, Dua Ditangkap Tiga Masuk DPO

Lonjakan Permintaan Pascale­baran Picu LPG 3 Kg Langka di Probolinggo

15 April 2026 - 13:04 WIB

Lonjakan Permintaan Pascale­baran Picu LPG 3 Kg Langka di Probolinggo

Gas Melon Dijual Tembus Rp30 Ribu, Wabup Probolinggo Sidak Kraksaan: Siapa Bermain di Balik Lonjakan Harga?

14 April 2026 - 18:38 WIB

Gas Melon Dijual Tembus Rp30 Ribu, Wabup Probolinggo Sidak Kraksaan: Siapa Bermain di Balik Lonjakan Harga?

Longsor Terjang Dua Rumah di Krucil, Kerugian Ditaksir Hingga Rp5 Juta

14 April 2026 - 10:56 WIB

Longsor Terjang Dua Rumah di Krucil, Kerugian Ditaksir Hingga Rp5 Juta
Trending di Daerah
error: