Gelar Sosialisasi, Stafsus Kemendes PDTT Dorong Dana Desa untuk Prioritaskan Masalah Stunting - Suararakyatindo

Menu

Mode Gelap
UNUJA Toreh Prestasi Nasional, Perpustakaan Raih Akreditasi Tertinggi dari Perpusnas RI Harga Cabe Rawit Melonjak Tajam, Tembus Rp 80 Ribu per Kilogram Kejari Probolinggo Musnahkan Ribuan Barang Bukti dari 115 Perkara Pidana The Evolution of Gaming: From Pixels to Immersive Worlds A Comprehensive Study on Games: Evolution, Impact, and Future Trends Hanura Siap Upgrade Kader Legislatif Daerah pada Rakernas dan Bimtek di Bandung Mendatang

Daerah

Gelar Sosialisasi, Stafsus Kemendes PDTT Dorong Dana Desa untuk Prioritaskan Masalah Stunting

badge-check


					Direktorat Jenderal Pembangunan Desa dan Perdesaan, Kemendes PDTT bersama Pemkab Probolinggo melakukan Sosialisasi Panduan Fasilitasi Konvergensi Penurunan Stunting Di Desa. Foto; SRI Perbesar

Direktorat Jenderal Pembangunan Desa dan Perdesaan, Kemendes PDTT bersama Pemkab Probolinggo melakukan Sosialisasi Panduan Fasilitasi Konvergensi Penurunan Stunting Di Desa. Foto; SRI

SUARARAKYATINDO.COM, Probolinggo- Direktorat Jenderal Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi PDTT bersama Pemkab Probolinggo melakukan Sosialisasi Panduan Fasilitasi Konvergensi Penurunan Stunting Di Desa, bertempat di Ballroom Kampoeng Kita, Condong, Gading, Kab. Probolinggo pada hari Senin 27 Juni 2022.

Sosialiasi tersebut, langsung dihadiri oleh Staf Khusus Mentri Desa PDTT H. Malik Haramain, M.Si. Turut hadir SEKDA Kabupaten Probolinggo, Kepala Dinas PMD Probolinggo, Kepala Dinas Kesehatan Probolinggo serta Ketua APDESI Probolinggo.

Peserta yang hadir merupakan Bapak Camat, Ketua PKK tingkat Desa (3 Kecamatan), Kader Pembangunan Manusia ( KPM EHDW), TA atau Pendamping Desa di lingkungan daerah Kabupaten Probolinggo.

Dalam sambutannya, Stafsus H. Malik Haramain, M.Si menuturkan bahwa strategi percepatan penurunan stunting di kabupaten Probolinggo sangat penting.

Pemerintah Pusat hingga Sampai pemerintah Desa harus ikut andil dalam intervensi percepatan penurunan angka stunting. Dan ia mengaitkannya dengan momentum Bonus Demografi di Indonesia dimana, angka usia produktif lebih banyak dari usia non produktif. Sehingga, hal itu harus dipersiapkan sejak awal, mulai dari kesehatan Ibu, bayi dan pertumbuhannya hingga dewasa.

Pentingnya kesehatan anak akan berdampak pada kemajuan bangsa Indonesia ke depan.

“Salah satu kenapa pemerintah ngotot untuk mempercepat penurunan angka stunting, untuk menyelamatkan anak yang usianya lima belas tahun ini dengan cara ibunya disehatkan, ayo bayinya disehatkan, dengan cara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten dan sampai pemerintah desa itu juga ikut mengintervensi ikut andil bagaimana, satu Ibu hamil sehat, yang kedua anak yang lahir itu sehat.

Selanjutnya, gimana caranya bonus demografi itu, kesatu Kompetensi, anaknya sampean harus sehat fisik, sehat pikiran, dan disekolahkan.” Kata H. Malik Haramain dalam sambutannya, Senin (27/06/2022).

Selanjutnya, ia mendorong Kepala Desa dan perangkatnya untuk mencanangkan program penurunan angka stunting di Desanya sebagai prioritas.

“Dana desa harus dialokasikan setiap persen untuk mengurusi masalah stunting” ujarnya.

Pengalokasian dana desa terhadap program percepatan penurunan stunting dipergunakan untuk perkembangan kesehatan masyarakat, mulai dari peningkatan gizi dan pendidikan. Sehingga, targetnya adalah turunnya angka stunting di Kabupaten Probolinggo.

“Dana desa harus dialokasikan setiap persen untuk mengurusi masalah stunting.
Buat apa dana desa itu?, salah satunya digunakan untuk kesehatan masyarakat, untuk peningkatan gizi dan pendidikan, salah satu targetnya adalah agar masyarakat di probolinggo stuntingnya di turunkan” tambahnya.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

UNUJA Toreh Prestasi Nasional, Perpustakaan Raih Akreditasi Tertinggi dari Perpusnas RI

5 Desember 2025 - 12:20 WIB

UNUJA Toreh Prestasi Nasional, Perpustakaan Raih Akreditasi Tertinggi dari Perpusnas RI

Harga Cabe Rawit Melonjak Tajam, Tembus Rp 80 Ribu per Kilogram

4 Desember 2025 - 21:17 WIB

Harga Cabe Rawit Melonjak Tajam, Tembus Rp 80 Ribu per Kilogram

Kejari Probolinggo Musnahkan Ribuan Barang Bukti dari 115 Perkara Pidana

3 Desember 2025 - 21:18 WIB

Kejari Probolinggo Musnahkan Ribuan Barang Bukti dari 115 Perkara Pidana

Hanura Siap Upgrade Kader Legislatif Daerah pada Rakernas dan Bimtek di Bandung Mendatang

2 Desember 2025 - 17:33 WIB

Konferensi PAC JQHNU Tiris Barat Tetapkan Ustad Taufik dan Ustad Muhammad Toha Sebagai Pimpinan Baru

29 November 2025 - 13:35 WIB

Konferensi PAC JQHNU Tiris Barat Tetapkan Ustad Taufik dan Ustad Muhammad Toha Sebagai Pimpinan Baru
Trending di Daerah
error: