Menu

Mode Gelap
Diduga Bertindak Kasar, Debt Collector Rampas Paksa Motor Warga Banyuanyar Berjuang di Usia 20 Tahun, Dava Pemuda Probolinggo Tahan Nyeri Tumor di Punggung Pansus SOTK DPRD Probolinggo Kaji Pembentukan Bapenda, Muchlis Soroti Risiko Pembengkakan Belanja Pegawai SAE Run 2026 Disorot, Aliansi BEM Probolinggo Raya Nilai Pemkab Abaikan Prioritas Bencana Emak-emak Datangi Rumah Koordinator Investasi di Pakuniran, Polisi Amankan Tiga Orang Kementerian Transmigrasi Perkuat Promosi Produk Unggulan Transmigrasi di Inacraft 2026

Nasional

Ikatan Pemuda Desa Gelar Buka Bersama dan Ngaji Kebijakan Desa

badge-check


					Foto Bersama usai acara Buka Bersama Ikatan Pemuda Desa (IPDA) di Yogyakarta pada Sabtu (15/3/2025). (Foto:Kirwan) Perbesar

Foto Bersama usai acara Buka Bersama Ikatan Pemuda Desa (IPDA) di Yogyakarta pada Sabtu (15/3/2025). (Foto:Kirwan)

SUARARAKYATINDO.COM, YOGYAKARTA – Ikatan Pemuda Penggerak Desa Indonesia (IPDA) kembali sukses gelar acara bertajuk “Buka Bersama & Ngaji Desa” di Galeri Saptohoedojo, Yogyakarta pada Sabtu (15/3/2025). Acara ini menghadirkan berbagai tokoh nasional, akademisi, serta praktisi yakni Agus Jabo Priyono, Komisaris Jenderal Polisi (Purn) Condro Kirono, Panut Mulyono, Arifin K. Wardani yang berkomitmen terhadap pembangunan desa dan ekonomi lokal yang berkelanjutan.

Dalam diskusi itu, Panut Mulyono yang juga mantan Rektor UGM menegaskan bahwa pemberdayaan desa merupakan elemen krusial dalam membangun ekonomi lokal. Menurutnya, desa adalah basis utama ekonomi rakyat, sehingga penguatan desa akan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat secara luas.

“Di Indonesia pemberdayaan desa merupakan faktor esensial dalam membangun ekonomi lokal. Karena desa merupakan basis ekonomi rakyat,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Umum IPDA, Arifin K. Wardani, menyatakan bahwa ngaji desa menjadi jembatan ide yang inovatif untuk melakukan terobosan pengembangan desa. Pihaknya menilai bahwa terobosan itu dapat diimplimentasikan dalam bentuk kebijakan.

“Ngaji Desa ini menjadi jembatan penyambung ide dan gagasan inovatif yang dapat menjadi terobosan dalam kebijakan desa,” kata Arifin.

Selain itu, Muhammad Sakur, Wakil Sekjen IPDA, menambahkan bahwa IPDA memiliki berbagai program pemberdayaan masyarakat di seluruh Indonesia, yang berfokus pada penguatan kapasitas desa dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Harkat dan martabat desa harus diangkat agar bisa berkontribusi lebih besar dalam pembangunan nasional,”ungkapnya.

Untuk diketahui, diskusi ini juga menghadirkan Komisaris PGN (Perusahaan Gas Negara), Supriyanto, yang menyoroti peran energi dalam mendukung ekonomi desa, serta bagaimana desa dapat mengembangkan potensi lokalnya dengan dukungan infrastruktur energi yang lebih baik.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Emak-emak Datangi Rumah Koordinator Investasi di Pakuniran, Polisi Amankan Tiga Orang

10 Februari 2026 - 18:21 WIB

Emak-emak Datangi Rumah Koordinator Investasi di Pakuniran, Polisi Amankan Tiga Orang

Kementerian Transmigrasi Perkuat Promosi Produk Unggulan Transmigrasi di Inacraft 2026

7 Februari 2026 - 13:16 WIB

Anggaran MBG Ambil Pos Pendidikan, UU APBN 2026 Digugat ke Mahkamah Konstitusi

26 Januari 2026 - 17:58 WIB

Rumah Yaqut Cholil Qoumas Dijaga Ketat Usai KPK Tetapkan Tersangka Kasus Kuota Haji

9 Januari 2026 - 21:07 WIB

Rumah Yaqut Cholil Qoumas Dijaga Ketat Usai KPK Tetapkan Tersangka Kasus Kuota Haji

Hanura Siap Upgrade Kader Legislatif Daerah pada Rakernas dan Bimtek di Bandung Mendatang

2 Desember 2025 - 17:33 WIB

Trending di Daerah
error: