SUARARAKYATINDO.COM – Probolinggo, Organisasi Olahraga Domino Indonesia (ORADO) resmi melangkah ke babak baru. Muchlis ditetapkan sebagai Ketua Pengurus Cabang (Pengcab) ORADO Kabupaten Probolinggo periode 2026–2030, bertepatan dengan Deklarasi Nasional ORADO yang digelar di Hotel Mulia Senayan, Jakarta, Senin malam.
Deklarasi tersebut menjadi momentum penting bagi domino, yang selama ini lebih dikenal sebagai permainan rekreasi, untuk diakui sebagai cabang olahraga prestasi nasional.
Acara yang diresmikan langsung oleh Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia Erick Thohir, bersama Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) serta Ketua Komite Olimpiade Indonesia (KOI). ORADO hadir dengan visi besar bertajuk “ORADO Memintarkan Indonesia”, menempatkan domino sebagai olahraga berbasis kecerdasan, strategi, dan pembinaan berkelanjutan.
Muchlis menyebut pengakuan resmi dari Menpora, KONI, dan KOI sebagai legitimasi kuat bagi pengembangan domino di daerah.
“Ini bukan sekadar deklarasi organisasi, tetapi penegasan bahwa domino kini berada dalam ekosistem olahraga prestasi nasional,” ujar Muchlis dalam keterangannya.
Sebagai langkah awal, Pengcab ORADO Kabupaten Probolinggo akan membentuk Gabungan Arena Domino Utama (GARDU) di tingkat kecamatan.
Menurutnya, GARDU dirancang sebagai basis pembinaan atlet, ruang kompetisi sehat, sekaligus sarana penyaluran minat masyarakat terhadap domino secara positif dan terukur.
Muchlis memaparkan, bahwa pembentukan GARDU menjadi strategi kunci untuk menjaring atlet potensial sejak dini. Atlet-atlet tersebut akan dipersiapkan mengikuti kejuaraan tingkat kabupaten, nasional, hingga internasional.
“Pembinaan harus dimulai dari bawah, terstruktur, dan konsisten,” katanya.
Pengukuhan Muchlis sebagai Ketua Pengcab ORADO Kabupaten Probolinggo dilakukan oleh Pengurus Provinsi ORADO Jawa Timur yang diketuai Mahenda Abdillah.
Setelah pengukuhan, agenda berikutnya adalah penyelenggaraan kejuaraan domino tingkat kabupaten sebagai fondasi pembinaan jangka panjang.
Dengan dukungan struktur organisasi yang kian solid dan pengakuan dari pemangku kepentingan olahraga nasional, ORADO diharapkan mampu mengubah paradigma publik.
Domino tidak lagi dipandang sekadar hiburan, melainkan olahraga intelektual yang memiliki nilai prestasi dan daya saing di tingkat nasional maupun global.






