Partai PKB Masih Belum Jelas Arah Kedepannya, Oposisi Atau Koalisi

Partai PKB Masih Belum Jelas Arah Kedepannya, Oposisi Atau Koalisi
Muhaimin Iskandar saat melakukan pertemuan dengan pimpinan partai PKB. (Foto: Ig @cakiminow)

SUARARAKYATINDO.COM- Hasil pengumuman Pemilu 2024 akan diumumkan oleh KPU pada pekan depan. PKB, partai koalisi pendukung pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar, mengaku belum membahas mengenai arah koalisi ke depan.

“Kita tuntaskan dulu penghitungan dan pengumpulan bukti-bukti temuan oleh tim hukum AMIN dan koalisi,” kata Ketua DPP PKB Daniel Johan saat dihubungi, Kamis (14/3/2024).

KPU akan mengumumkan pemenang Pilpres 2024 pada Rabu (20/3) mendatang. Daniel mengatakan pihaknya saat ini masih menunggu hasil kerja dari tim hukum Timnas AMIN terkait langkah yang akan ditempuh seusai pengumuman hasil pemilu oleh KPU.

“Kita tunggu tim hukum AMIN bekerja sampai tuntas,” katanya.

Saat ditanya apakah Timnas AMIN segera mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK) usai pengumuman dari KPU, Daniel mengatakan pihaknya akan mendengar terlebih dahulu masukan dari tim hukum Timnas AMIN.

“Kita tunggu masukan tim hukum AMIN kepada partai koalisi,” kata Daniel.

Rekapitulasi Suara Nasional Sejauh Ini
KPU terus melakukan rekapitulasi suara pemilihan presiden (Pilpres) 2024. Hingga saat ini KPU telah melakukan rekap nasional di 21 provinsi, berikut hasilnya.

Berdasarkan catatan, pada Rabu (13/3), rapat pleno rekapitulasi hasil suara Pilpres 2024 tingkat nasional digelar di kantor KPU, Menteng, Jakarta Pusat (Jakpus).

Pasangan nomor urut 1 Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar atau Cak Imin (AMIN), nomor urut 2 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, dan nomor urut 3 Ganjar Pranowo-Mahfud Md. Batas rekapitulasi di KPU yakni tanggal 20 Maret 2024.

“Jadi sikap terbuka kami menyangkut soal kemungkinan kita membangun poros melanjutkan poros dari Pilpres. Nanti kita secara terbuka dan secara pasti akan kita sampaikan pasca 20 Maret, setelah KPU sudah memastikan siapa yang terpilih sebagai presiden dan wakil presdien,” tuturnya.

Huda melanjutkan, sembari menunggu hasil keputusan KPU itu, pihaknya juga masih mendalami berbagai dugaan kecurangan atau pelanggaran pemilu yang terjadi.

“Sekaligus kita hormati juga kemungkinan besar PKB akan membawa proses hukum ini menyangkut soal pelaksanaan pilpres yang kami rasa banyak lubang dari penyelenggara pilpres yang perlu disikapi secara bersama-sama dengan ketersediaan regulasi yang ada,” tambahnya.

Tinggalkan Balasan