SUARARAKYATINDO.COM, PROBOLINGGO — Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kraksaan kembali menegaskan tekadnya untuk menjaga dan mengamalkan nilai-nilai bela negara dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Komitmen tersebut disampaikan bertepatan dengan peringatan Hari Bela Negara yang jatuh setiap 19 Desember.
Ketua PC GP Ansor Kraksaan, Abd. Rahman, menegaskan bahwa semangat bela negara telah melekat kuat dalam jati diri Ansor sejak organisasi ini lahir. Ia menilai, nilai perjuangan yang diwariskan para pendiri bangsa harus terus dirawat dan diaktualisasikan, terutama di tengah tantangan kebangsaan yang kian beragam.
Menurutnya, ancaman terhadap keutuhan bangsa saat ini tidak hanya berbentuk ancaman fisik, tetapi juga hadir melalui penyebaran paham radikalisme, sikap intoleran, serta informasi menyesatkan yang berpotensi memecah persatuan. Oleh karena itu, kader Ansor dituntut berperan aktif sebagai penjaga ideologi Pancasila dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
“Momentum Hari Bela Negara menjadi pengingat bagi Ansor untuk terus memastikan nilai-nilai luhur perjuangan bangsa tetap hidup dan menjadi pedoman bersama,” ujar Abd. Rahman, Jumat (19/12/2025).
Ia menambahkan, PC GP Ansor Kraksaan bersama Banser akan terus memperkuat kegiatan pendidikan kebangsaan, pelatihan bela negara, serta aksi-aksi pengabdian sosial di tengah masyarakat. Upaya tersebut dilakukan agar semangat nasionalisme benar-benar dirasakan secara nyata, bukan hanya sebatas jargon.
Selain itu, GP Ansor Kraksaan juga membuka ruang kerja sama dengan berbagai pihak, mulai dari TNI, Polri, hingga pemerintah daerah, demi menjaga stabilitas dan kondusivitas wilayah. Abd. Rahman menegaskan bahwa bela negara merupakan tanggung jawab kolektif seluruh elemen bangsa.
“Bagi Ansor, bela negara adalah wujud kesetiaan pada perjuangan ulama dan konstitusi. Itu berarti menjaga persatuan, merawat kebhinekaan, dan memastikan Indonesia tetap kokoh,” pungkasnya.






