Menu

Mode Gelap
Kementerian Transmigrasi Perkuat Promosi Produk Unggulan Transmigrasi di Inacraft 2026 Tattoo and Piercing Shop Near Me in Austin Practical ways to boost home energy efficiency today Tabrakan Dua Innova di Jalur Pantura Paiton, Dosen UNUJA Meninggal Dunia Gus Mochammad Al-Fatih Kawal Normalisasi Sungai Opo-opo, Penanganan Banjir Mulai Dikerjakan BK DPRD Probolinggo Klarifikasi Video Prank Ultah Ketua DPRD, Muchlis: Ide dan Dana Diakui OB dan Pamdal

Berita

Pemuda Desa Batuputih Kepulauan Kangean Laporkan Penjabat Kepala Desa atas Dugaan Penyelewengan Keuangan Desa

badge-check


					David Kurniawan (kanan) saat memasukkan surat laporan di Kantor Inspektorat Kabupaten Sumenep pada Rabu (9/.4/2025). (Sumber Foto: Kirwan) Perbesar

David Kurniawan (kanan) saat memasukkan surat laporan di Kantor Inspektorat Kabupaten Sumenep pada Rabu (9/.4/2025). (Sumber Foto: Kirwan)

SUARARAKYATINDO.COM – SUMENEP, Sejumlah perwakilan pemuda dan masyarakat Desa Batuputih Kepulauan Kangean  Sumenep resmi melaporkan Penjabat  (Pj) Kepala Desa Batuputih, Mohammad Syafei kepada Inspektorat Daerah Kabupaten Sumenep atas dugaan ketidakterbukaan dalam pengelolaan keuangan desa. Surat laporan diterima Inspektorat Daerah Kabupaten Sumenep pada Rabu (9/4/2025).

Pelapor David Kurniawan yang juga pemuda Desa tersebut mengatakan bahwa laporan itu didasarkan pada dugaan tidak adanya transparansi dalam pengelolaan APBDes. Menurutnya, Pj Kepala Desa Batuputih menyalahi Permendagri No. 20 Tahun 2018 Pasal 11 tentang keterbukaan informasi dalam pengelolaan keuangan desa.

“APBDes 2024 sama sekali tidak dipublikasikan, begitu juga dengan APBDes 2025 yang nasibnya masih sama. Ini bertentangan dengan Pasal 11 Permendagri No. 20 Tahun 2018 yang mewajibkan keterbukaan informasi dalam pengelolaan keuangan desa,” tegasnya aktivis mahasiswa itu.

Lebih lanjut, Mahasiswa Ilmu Pemerintahan itu mengatakan imbas tidak adanya transparansi pengelolaan keuangan Desa membuat masyarakat Desa Batuputih tidak bisa mengetahui program-program yang dianggarkan dan besaran dana yang dialokasikan untuk pembangunan desa. Pihaknya juga menyayangkan tidak adanya itikad baik dari perangkat Desa dengan tidak merespon tuntutan masyarakat yang meminta dokumen APBDes di Desa tersebut.

“Banyak warga yang bertanya-tanya, program apa saja yang dijalankan pemerintah desa dan berapa besar anggarannya. Ini sangat merugikan masyarakat karena mereka tidak tahu hak dan kewajiban mereka sebagai bagian dari desa,” ujarnya.

“Ketika saya menanyakan kepada ketua BPD, Sekdes, dan PJ Kepala Desa, mereka tidak memberikan jawaban yang tegas. Ini semakin menguatkan dugaan bahwa ada sesuatu yang disembunyikan dalam pengelolaan keuangan desa,” tambahnya.

Sebagai tambahan, pelapor juga menemukan dugaan penyalahgunaan anggaran Tahun 2024 yang memuat pembangunan jalan Makadam, namun tidak direalisasikan.

“Saat saya menemui anggota BPD, beliau mengatakan pembangunan makadam masih belum di realisasikan,” tutupnya.

Untuk diketahui, hingga berita ini terbit pihak Pj Kepala Desa belum memberikan tanggapan resmi. Namun demikian, Suararakyatindo.com terus berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak terkait.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Tabrakan Dua Innova di Jalur Pantura Paiton, Dosen UNUJA Meninggal Dunia

5 Februari 2026 - 14:56 WIB

Tabrakan Dua Innova di Jalur Pantura Paiton, Dosen UNUJA Meninggal Dunia

Gus Mochammad Al-Fatih Kawal Normalisasi Sungai Opo-opo, Penanganan Banjir Mulai Dikerjakan

4 Februari 2026 - 18:13 WIB

Gus Mochammad Al-Fatih Kawal Normalisasi Sungai Opo-opo, Penanganan Banjir Mulai Dikerjakan

BK DPRD Probolinggo Klarifikasi Video Prank Ultah Ketua DPRD, Muchlis: Ide dan Dana Diakui OB dan Pamdal

4 Februari 2026 - 17:40 WIB

BK DPRD Probolinggo Klarifikasi Video Prank Ultah Ketua DPRD, Muchlis: Ide dan Dana Diakui OB dan Pamdal

Skandal Ultah di Gedung DPRD, Mahasiswa Probolinggo Minta Sanksi Tegas

2 Februari 2026 - 17:15 WIB

Memasuki Abad Ke II NU, Faisol Riza Gelar Doa Bersama Perempuan Nahdliyin se Kecamatan Prigen Pasuruan

1 Februari 2026 - 12:08 WIB

Memasuki Abad Ke II NU, Faisol Riza Gelar Doa Bersmaa Perempuan Nahdliyin se Kecamatan Prigen Pasuruan
Trending di Daerah
error: