Menu

Mode Gelap
KRL Commuter Line Surabaya–Pasuruan Direncanakan Tembus Probolinggo, Dorong Konektivitas dan Ekonomi Jatim Stand Up Comedy Berujung Aduan Polisi, APJB Seret Pandji Pragiwaksono ke Polda Jabar Puluhan Santri dan Wali Santri Gelar Aksi Damai, Desak Penegakan Hukum Berkeadilan dalam Kasus Dugaan Pelecehan Crown Casino Online: A New Era of Digital Gaming Experience Belum Seumur Jagung, Alun-Alun Rp4 Miliar Kota Probolinggo Sudah Jadi Kolam Banjir Warga Ketapang Adukan Dugaan Praktik Asusila di Home Stay, DPRD Kota Probolinggo Gelar RDP

Daerah

Penemuan Mayat Perempuan Asal Tiris Gegerkan Warga, Muchlis Selaku Komisi 1 DPRD Minta Polisi Usut Tuntas

badge-check


					Muchlis Selaku DPRD Probolinggo Usulkan Kartu Sapi untuk Tekan Pencurian dan Dongkrak PAD Perbesar

Muchlis Selaku DPRD Probolinggo Usulkan Kartu Sapi untuk Tekan Pencurian dan Dongkrak PAD

SUARARAKYATINDO.COM, Probolinggo – Penemuan sesosok mayat perempuan di pinggir Jalan Purwosari–Pasuruan, tepatnya di depan PT Satoria, Dusun Kauman, Desa Wonorejo, Kecamatan Wonorejo, Kabupaten Pasuruan, Selasa pagi (16/12/2025), menggegerkan warga setempat dan para pengguna jalan.

Korban pertama kali ditemukan sekitar pukul 07.30 WIB dalam kondisi sudah tidak bernyawa. Informasi awal diterima oleh Serda Danang, anggota piket Koramil 0819/13 Wonorejo, yang kemudian segera melaporkan kejadian tersebut kepada komando atas untuk ditindaklanjuti.

Berdasarkan hasil identifikasi awal di lokasi kejadian, korban diketahui bernama Faradila Amalia Najwa (21), seorang pelajar/mahasiswa asal Dusun Taman, Kelurahan Tiris, Kecamatan Tiris, Kabupaten Probolinggo. Korban merupakan anak dari pasangan Ramelan dan Siti.

Menanggapi peristiwa tersebut, Muchlis, anggota DPRD Kabupaten Probolinggo Komisi I, meminta aparat penegak hukum untuk mengusut kasus ini secara menyeluruh, profesional, dan transparan. Ia menegaskan pentingnya klarifikasi resmi dari kepolisian guna meluruskan berbagai spekulasi yang berkembang di tengah masyarakat.

“Karena sudah muncul kabar dugaan pembunuhan, kami meminta kepolisian bekerja secara serius, transparan, dan tuntas. Jangan sampai ada informasi simpang siur yang justru meresahkan publik dan menyakiti keluarga korban,” ujar Muchlis.

Menurutnya, pengungkapan fakta yang jelas dan berbasis penyelidikan ilmiah menjadi kunci untuk memastikan keadilan bagi korban dan keluarganya. Ia juga mengimbau masyarakat agar menahan diri dan tidak berspekulasi terkait penyebab kematian sebelum ada pernyataan resmi dari aparat berwenang.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

KRL Commuter Line Surabaya–Pasuruan Direncanakan Tembus Probolinggo, Dorong Konektivitas dan Ekonomi Jatim

16 Januari 2026 - 21:28 WIB

KRL Commuter Line Surabaya–Pasuruan Direncanakan Tembus Probolinggo, Dorong Konektivitas dan Ekonomi Jatim

Stand Up Comedy Berujung Aduan Polisi, APJB Seret Pandji Pragiwaksono ke Polda Jabar

13 Januari 2026 - 18:17 WIB

Stand Up Comedy Berujung Aduan Polisi, APJB Seret Pandji Pragiwaksono ke Polda Jabar

Belum Seumur Jagung, Alun-Alun Rp4 Miliar Kota Probolinggo Sudah Jadi Kolam Banjir

12 Januari 2026 - 19:19 WIB

Belum Seumur Jagung, Alun-Alun Rp4 Miliar Kita Probolinggo Sudah Jadi Kolam Banjir

Warga Ketapang Adukan Dugaan Praktik Asusila di Home Stay, DPRD Kota Probolinggo Gelar RDP

12 Januari 2026 - 19:14 WIB

Warga Ketapang Adukan Dugaan Praktik Asusila di Home Stay, DPRD Kota Probolinggo Gelar RDP

Arus Deras Pekalen, Isyarat Soliditas PKB–PPP Jaga Arah Politik Probolinggo

10 Januari 2026 - 19:05 WIB

Arus Deras Pekalen, Isyarat Soliditas PKB–PPP Jaga Arah Politik Probolinggo
Trending di Daerah
error: