Menu

Mode Gelap
Truk Rem Mendadak di Duga ODGJ, Pick Up Tabrak dari Belakang di Dringu Ansor Kraksaan Fasilitasi Pecinta BMX Lewat Ajang Ramadan Night Drag Race Daftar Situs Slot Thailand Gacor Anti Rungkad Terbaik Tahun Ini Kasus DBD di Kota Probolinggo Capai 36 Orang hingga Awal Maret 2026 WSBP Tuntaskan Suplai Beton Tol Probolinggo–Banyuwangi Paket 3 Jelang Mudik Lebaran 2026 888Starz مصر منصة المراهنات الرياضية والكازينو مع إعداد سريع

Ekonomi

Penyaluran BBM Subsidi Jenis Pertalite Akan Segera Keluar Bulan Agustus

badge-check


					Pengendara motor saat mengisi BBM. (Foto; Pertamina) Perbesar

Pengendara motor saat mengisi BBM. (Foto; Pertamina)

SUARARAKYATINDO.COM- Pembelian Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi jenis Pertalite dikabarkan akan keluar pada Agustus mendatang.

Pihak pemerintah sudah merevisi Perpres nomor 191 tahun 2014 dan kembali akan mulai dibatasi dalam waktu dekat.

Hal tersebut, ditegaskan oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Arifin Tasrif, dan juga menyebutkan aturan terkait pembatasan penyaluran bahan bakar minyak (BBM) subsidi ini akan diusahakan keluar pada Agustus 2022.

Sementara itu, pemerintah telah melakukan revisi Perpres Nomo 191 Tahun 2014. Pemerintah dalam hal ini akan mengatur golongan yang berhak mendapatkan BBM Subsidi dan BBM Penugasan, yakni Solar dan Pertalite.

“InsyaAllah (terbit Agustus), kita harus kerja cepat ini, item-item nya sudah ada,” kata dia kepada wartawan di Jakarta Convention Center pada Rabu (27/7/2022).

Penyaluran subsidi BBM ini, akan jadi perhatian pemerintah. Terlebih, memang hal tersebut harus sesuai dengan target sasaran penerima subsidi, karena menyangkut beban terhadap keuangan negara sebagai pengaman dari subsidi.

Selain itu, jika penyaluran tak dibatasi, dikhawatirkan juga akan menambah besar biaya yang diambil dari APBN baik untuk subsidi dan kompensasi.

“Selama ini kita menjamin adanya BBM, cuma BBM ini kan harus tepat sasaran, kan memang maksudnya subsidi ini untuk bisa memberikan energi, khususnya BBM ini kepada masyarakat yang daya belinya kurang,” terang dia.

Menurut catatan, subsidi sektor energi yang digelontorkan pemerintah sebesar Rp 502 triliun. Angka ini didominasi oleh subsidi dan kompensasi ke BBM.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Harga Emas Diprediksi Tembus Rp 82 Juta per Ounce, Goldman Sachs: Safe Haven Utama Hadapi Gejolak Global

5 September 2025 - 13:56 WIB

Harga Emas Antam Naik Lagi, Tembus Rp 2,29 Juta per Gram pada Jumat 7 November 2025

Kopdes Merah Putih Kini Bisa Ajukan Pinjaman hingga Rp3 Miliar ke Bank Himbara

5 September 2025 - 12:15 WIB

Harga Emas Tembus Rekor Tertinggi! Ini Penjelasan dan Tips Bijak Menyikapinya

5 September 2025 - 10:45 WIB

Harga Emas Antam Naik Lagi, Tembus Rp 2,29 Juta per Gram pada Jumat 7 November 2025

1.000 Ton Gula Petani Lumajang Segera Diserap, Zulkifli Hasan Pastikan Harga Tetap Stabil

21 Agustus 2025 - 21:30 WIB

Multazamudz Dzikri Desak Pemprov Jatim Genjot Kemandirian Ekonomi Hadapi Efisiensi Anggaran 2026

21 Agustus 2025 - 16:05 WIB

Trending di Ekonomi
error: