Daerah  

Petani Tomat Mengeluh Akibat Harga Tomat Hanya 1.000 Rp Per-Kg

Petani Tomat Mengeluh Akibat Harga Tomat Hanya 1.000 Rp Per-Kg
Petani Tomat Probolinggo Memilih Tidak Panen Tomat Karena Turun Drastis. (Foto; SRI)

SUARARAKYATINDO.COM, Probolinggo- Harga Tomat hari ini sangat turun drastis sehingga para petani memilih tidak panen tomat akibat harganya hanya 1.000 Rp.

Seperti yang di alami oleh salah satu petani tomat asal Desa Opo-opo, Kecamatan Krejengan, Kabupaten Probolinggo yang mengeluh akibat harga tomat sangat murah.

Muhammad mengatakan bahwa harga tomat sekarang sangat murah dan biaya untuk tomat begitu mahal. Ini tidak seimbang dengan pengeluaran petani.

“Tomat Harganya cuma 1.000 Rp per kg. Dan saya memilih tomat saya tidak di panen karena tidak cocok dengan biaya yang sudah saya keluarkan,” ujarnya Petani Tomat.

Dalam hal ini, pemerintah khususnya harus merespon dengan baik akibat harga tomat yang kian sangat turun drastis.

Tomat saya ini sudah siap untuk di panen, dan sekarang pada tanggal 26/09/2022 sudah berumur 61 hari. Semoga harga tomat ada kenaikan agar petani Tomat di wilayah Probolinggo bisa makmur.

“Semoga harga tomat naik, jadi petani tomat tidak perlu khawatir lagi urusan harga,” tambahnya Muhammad.

Sebelumnya, tomat yang di tanam oleh Mohammad ini ada 5.000 bibit tomat, yang sudah siap untuk di panen.

Tinggalkan Balasan