Daerah  

Polres Probolinggo Buru Pelaku Pembacokan Nenek di Probolinggo yang Melarikan Diri

Gara-gara Pisang Habisi Nyawa Orang di Probolinggo, Begini Kronologinya
Meninggal dunia dan dilarikan ke rumah sakit. (Foto: Ist/ilustrasi)

SUARARAKYATINDO.COM – Probolinggo, Kasus pembacokan dan pembunuhan seorang nenek di Kecamatan Tiris, Kabupaten Probolinggo belum ditangkap. Pasalnya, pelaku melarikan diri dan sulit dijangkau pihak kepolisian.

Diketahui Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) di Kecamatan Krucil, Kabupaten Probolinggo, ditemukan tewas di dalam rumahnya pada Rabu (5/6/2024). Di tubuh korban, ditemukan sejumlah luka sabetan Senjata Tajam (Sajam).

Korban diketahui bernama Nur Halima (65) warga Dusun Tengah, RT 006 RW 002, Desa Bremi, Kecamatan Krucil, Kabupaten Probolinggo. Korban ditemukan tewas bersimbah darah di rumahnya sendiri sekitar pukul 9.00 WIB.

Kasatreskrim Polres Probolinggo Iptu Fajar Putra Adi Winarsa mengatakan bahwa, sampai saat ini pelaku masih belum diamankan dan masih pencarian. Sebab, usai menghabisi nyawa korban, pelaku tersebut langsung melarikan diri.

“Karena terduga pelaku ini setelah melakukan aksinya langsung melarikan diri. Dan pada saat melarikan diri itulah, ada salah satu yang sudah kami periksa itu melihat pelaku,” ujar Iptu Fajar, Rabu 5 Juni 2024.

Menurut Iptu Fajar, dari keterangan saksi itulah, dia menyebut jika pelaku melarikan diri ke perkebunan sekitar lokasi kejadian. Pihaknya pun juga sudah menelusuri lokasi pelarian pelaku, tapi masih belum membuahkan hasil.

“Kami tadi sudah coba mencari keberadaan pelaku di perkebunan warga sekitar, tapi masih belum ada tanda-tanda apapun. Karena memang, lokasi pelarian pelaku medannya cukup sulit,” terang Iptu Fajar.

Dari keterangan tetangga maupun keluarga korban, permasalahan korban dengan terduga pelaku diduga karena ada omongan korban yang menyakiti hati terduga pelaku, yakni dituduh mencuri buah pisang.

“Namun masih kami dalami lagi untuk motifnya, karena para saksi belum sepenuhnya kami periksa dan barang bukti yang kami dapat baru celurit dan rambut korban,” papar Iptu Fajar.

“Pemicunya, yang kami dapat dari salah satu saksi memang demikian (kesal dituduh mencuri pisang di sawah korban). Sehingga, omongan korban membuat pelaku sakit hati,” imbuhnya.

Seperti informasi sementara yang terhimpun, pelaku pembacokan diketahui bernama Budiono (50) yang merupakan tetangga dari korban. Setelah membacok korban, pelaku diduga melarikan diri, dan hingga saat ini masih belum ditangkap.

Tinggalkan Balasan