Menu

Mode Gelap
Truk Rem Mendadak di Duga ODGJ, Pick Up Tabrak dari Belakang di Dringu Ansor Kraksaan Fasilitasi Pecinta BMX Lewat Ajang Ramadan Night Drag Race Daftar Situs Slot Thailand Gacor Anti Rungkad Terbaik Tahun Ini Kasus DBD di Kota Probolinggo Capai 36 Orang hingga Awal Maret 2026 WSBP Tuntaskan Suplai Beton Tol Probolinggo–Banyuwangi Paket 3 Jelang Mudik Lebaran 2026 888Starz مصر منصة المراهنات الرياضية والكازينو مع إعداد سريع

Hukum

Presiden Prabowo Soroti Vonis Ringan Koruptor: Cederai Keadilan dan Moral Bangsa

badge-check


					Presiden RI Prabowo Subianto saat berpidato pada Perayaan Natal Nasional 2024, di Jakarta, Minggu (29/12/2024). (Foto: Tangkap Layar) Perbesar

Presiden RI Prabowo Subianto saat berpidato pada Perayaan Natal Nasional 2024, di Jakarta, Minggu (29/12/2024). (Foto: Tangkap Layar)

Suara Rakyat Indo – Jakarta, Presiden Republi Indonesia (RI), Prabowo Subianto, melontarkan kritik tajam terhadap vonis ringan yang dijatuhkan kepada pelaku korupsi yang merugikan negara hingga ratusan triliun rupiah.

Menurutnya, hukuman tersebut tidak hanya mencederai rasa keadilan masyarakat, tetapi juga melemahkan moral dan integritas bangsa.

“Hukuman ringan untuk kejahatan sebesar ini tidak hanya mencederai keadilan, tetapi juga merusak moral bangsa,” tegas Prabowo dalam pernyataannya di Jakarta, Senin (30/12/2024).

Ia menekankan pentingnya reformasi sistem hukum agar mampu memberikan efek jera kepada para pelaku korupsi, yang dinilai sebagai ancaman besar terhadap masa depan Indonesia.

Kasus yang merugikan negara dalam jumlah fantastis ini, menurutnya, menjadi ujian besar bagi keberanian sistem hukum Indonesia untuk bertindak adil dan tegas.

Prabowo mengingatkan bahwa lemahnya penegakan hukum dalam kasus besar seperti ini dapat merusak kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah dan lembaga peradilan.

“Kita tidak boleh memberi ruang bagi kejahatan seperti ini. Penegakan hukum harus kuat, tanpa kompromi,” tambah Mantan Danjen Kopassus itu.

Presiden Prabowo juga menyerukan solidaritas nasional dalam memerangi korupsi. Ia mengajak pemerintah, aparat penegak hukum, dan masyarakat untuk bahu-membahu melawan korupsi demi menjaga masa depan bangsa.

Kasus ini kembali membuka diskusi mengenai urgensi pembaruan sistem hukum, agar pelaku kejahatan berat seperti korupsi mendapatkan hukuman yang setimpal dan memberikan efek jera, sekaligus menunjukkan komitmen Indonesia untuk menjaga keadilan dan integritas nasional.

Reformasi hukum dan penegakan keadilan menjadi kunci agar Indonesia dapat terus maju dan bersih dari korupsi, musuh besar bangsa.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Tim Reformasi Polri Versi Kapolri Menuai Kritik, Dinilai Kontraproduktif dengan Rencana Presiden

28 September 2025 - 12:37 WIB

Tim Reformasi Polri Versi Kapolri Menuai Kritik, Dinilai Kontraproduktif dengan Rencana Presiden

Blokir Nomor Korban, Kuasa Hukum Sebut Luluk Nuril Tak Ada Iktikad Baik

15 Juli 2025 - 07:00 WIB

Farel Prayoga Jenguk Ayahnya di Tahanan Polresta Banyuwangi, Pesan Mengharukan Sang Penyanyi Cilik

13 Juni 2025 - 15:28 WIB

Menteri LH Soroti Seriusnya Kerusakan Lingkungan akibat Tambang Nikel di Pulau Manuran

9 Juni 2025 - 08:10 WIB

Mahfud MD Kritik Mandeknya Kasus Korupsi Pertamina, Sindir Semangat Penegakan Hukum yang Melempem

9 Juni 2025 - 06:25 WIB

Trending di Hukum
error: