Menu

Mode Gelap
Perang AS–Israel–Iran Mengancam BBM Naik Gila-gilaan? DEN: Semua Tergantung Durasi Konflik! Satpol PP Segel Dua Tempat Karaoke di Dringu, Terkendala Perizinan Aliansi BEM Probolinggo Raya Desak Reformasi Polri, Ancam Aksi Jilid II Vulkanspiele kod promocyjny: Gdzie znaleźć najlepszy kod promocyjny dziś Алкоголь на дом в Москве 24/7

Uncategorized

Puluhan Santri dan Wali Santri Gelar Aksi Damai, Desak Penegakan Hukum Berkeadilan dalam Kasus Dugaan Pelecehan

badge-check


					Puluhan Santri dan Wali Santri Gelar Aksi Damai di Kabupaten Probolinggo Perbesar

Puluhan Santri dan Wali Santri Gelar Aksi Damai di Kabupaten Probolinggo

SUARARAKYATINDO.COM, Probolinggo- Puluhan santri, alumni, serta wali santri menggelar aksi damai pada Selasa, 13 Januari 2026, sebagai bentuk tuntutan atas penanganan kasus dugaan pelecehan yang melibatkan oknum guru berinisial M dan seorang perempuan berinisial F. Aksi tersebut digelar untuk mendorong aparat penegak hukum bertindak adil dan tidak tebang pilih dalam proses hukum yang berjalan.

Dalam kasus ini, kepolisian telah menetapkan M sebagai tersangka. Namun, massa aksi menilai penanganan perkara belum sepenuhnya menyentuh seluruh pihak yang diduga terlibat. Mereka mempertanyakan belum adanya penetapan status hukum terhadap F, yang menurut mereka memiliki peran dalam perkara tersebut.

Aksi berlangsung dengan tertib dan mendapat pengawalan dari aparat keamanan. Para peserta membawa poster dan spanduk berisi seruan penegakan hukum yang objektif, adil, dan transparan. Mereka menilai kasus ini tidak hanya menyangkut persoalan individu, tetapi juga berimplikasi pada nama baik dan martabat lembaga pendidikan pesantren.

Istri sah M, Anta Rohmah, turut menyampaikan orasi di hadapan massa. Ia meminta kepolisian untuk memproses hukum seluruh pihak yang diduga terlibat, tanpa memandang jenis kelamin atau status sosial.

“Kami meminta keadilan ditegakkan secara menyeluruh. Jangan hanya satu pihak yang diproses,” ujar Anta dalam orasinya.

Anta juga menegaskan bahwa F bukanlah santri, sebagaimana narasi yang berkembang di sebagian pemberitaan. Menurutnya, penyebutan tersebut keliru dan berpotensi mencoreng nama baik pesantren serta para santri yang selama ini menjaga nilai moral dan etika.

Ia menilai narasi yang tidak tepat dapat menyesatkan opini publik dan menimbulkan stigma negatif terhadap dunia pesantren. Pernyataan itu, kata Anta, disampaikan sebagai bentuk pembelaan terhadap marwah lembaga dan keluarga yang terdampak langsung oleh kasus tersebut.

Sementara itu, Kapolres Kabupaten Probolinggo menyampaikan bahwa proses penanganan perkara masih terus berjalan. Ia menegaskan komitmen kepolisian untuk bekerja secara profesional, transparan, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Kapolres juga mengimbau masyarakat agar bersabar dan mempercayakan sepenuhnya proses penegakan hukum kepada aparat. Menurutnya, setiap fakta hukum yang muncul akan ditindaklanjuti secara objektif berdasarkan peraturan perundang-undangan.

Hingga aksi berakhir, massa berharap kepolisian segera memberikan kejelasan terkait status hukum F. Mereka menekankan pentingnya keterbukaan dalam penanganan perkara demi menjaga kepercayaan publik terhadap aparat penegak hukum serta dunia pendidikan.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

2 Maret 2026 - 15:13 WIB

Vulkanspiele kod promocyjny: Gdzie znaleźć najlepszy kod promocyjny dziś

2 Maret 2026 - 08:04 WIB

Skandal Pertalite Probolinggo: DPRD Desak Pemeriksaan Segera Atasi 

8 November 2025 - 18:39 WIB

Skandal Pertalite Probolinggo: DPRD Desak Pemeriksaan Segera Atasi 

Garda Bangsa Panen Edamame di Lereng Argopuro, Dorong Petani Probolinggo Masuk Pasar Ekspor

8 November 2025 - 18:03 WIB

Garda Bangsa Panen Edamame di Lereng Argopuro, Dorong Petani Probolinggo Masuk Pasar Ekspor

NU dan Muhammadiyah Kompak Tolak Rencana Pemberian Gelar Pahlawan Nasional untuk Soeharto

7 November 2025 - 19:05 WIB

NU dan Muhammadiyah Kompak Tolak Rencana Pemberian Gelar Pahlawan Nasional untuk Soeharto
Trending di Uncategorized
error: