SUARARAKYATINDO.COM – Pertemuan kedua club Raksasa antara Real Madrid vs Manchester City menyisakan pertanyaan besar tentang siapa yang berhasil mematikan pergerakan musuh terbukti striker buas Manchester City, Erling Haaland, terlihat minim kontribusi dalam menghadapi Real Madrid di Liga Champions. Ditanya mengenai hal itu, pelatih El Real Carlo Ancelotti memberi kredit khusus kepada Antonio Rudiger yang mampu mematikan pergerakan sang striker.
Real Madrid Bermain baik sejak menit awal di bunyikan sama kuat dengan Man City pada leg pertama babak semifinal Liga Champions 2022/23. Bermain di Santiago Bernabeu, Rabu (10/05/2023) dini hari WIB, dua gol disarangkan Vinicius Junior serta Kevin De Bruyne memastikan laga berakhir dengan skor 1-1.
Rudiger berhadapan dengan Haaland yang sedang dalam performa terbaiknya sebelum pertandingan, setelah mencetak 17 gol dalam 12 pertandingan terakhirnya di semua kompetisi.
Di laga tersebut, pemain asal Norwegia hanya mencatatkan 21 sentuhan bola (jumlah paling sedikit dari pemain mana pun di lapangan) dan menyelesaikan enam operan lebih sedikit dari kipernya, Ederson.
Statistik Antonio Rudiger
Seusai peluit panjang dibunyikan, Don Carlo Ancelotti memuji Rudiger yang tampil apik mampu menjaga Haaland begitu baik. Menurutnya, pemain asal Jerman tengah mengerahkan segala kemampuannya di laga kali ini.
“Secara defensif, kami tampil bagus. Rudiger melawan Haaland tampil bagus dan lini tengah memegang kendali. Penampilannya bagus dan kami senang. Kami memiliki motivasi yang kuat untuk pertandingan berikutnya,” ujarnya kepada BT Sport.
Anceloti juga memberikan penilaian secara keseluruhan terhadap peforma tim malam ini bahwa kami puas atas penampilan tim yang cukup baik dibabak kedua setelah “babak pertama agak kesulitan
Sebuah pertandingan yang menarik. Sulit bagi kami di babak pertama dan babak kedua jauh lebih baik. Kami memiliki kontrol yang baik dalam permainan.
“Ketika mereka memiliki banyak penguasaan bola, kami memegang kendali secara defensif dan ketika kami mulai memainkan bola, kami mengalami kesulitan,” kata pelatih asal Italia tersebut.






