SUARARAKYATINDO.COM – Probolinggo, Dinamika politik dan kebijakan publik di Kabupaten Probolinggo menghangat. Ribuan massa dari berbagai elemen masyarakat dikabarkan akan menggelar aksi demonstrasi pada Senin (5/1/2026).
Aksi tersebut direncanakan berlangsung di depan Kantor Bupati Probolinggo atau kawasan Alun-Alun Kota Kraksaan.
Aksi ini disebut sebagai bentuk kepedulian masyarakat dalam menjaga kondusifitas daerah sekaligus mengawal proses seleksi Calon Direktur Perumahan Tirta Argopuro agar berjalan objektif dan bebas dari intervensi kepentingan tertentu.
Sedikitnya lima kelompok masyarakat dipastikan terlibat, yakni Aliansi Jogo Probolinggo, LSM Rakyat Peduli, LSM Macan Putih, Aliansi Gerakan Pemuda SAE, serta Koalisi Masyarakat Independen (KMI).
Koordinator aksi, Rudy, menegaskan bahwa langkah turun ke jalan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap pemerintah daerah (Pemda) Kabupaten Probolinggo sekaligus sikap tegas menolak segala upaya yang berpotensi memicu kegaduhan sosial.
“Kami ingin memastikan Kabupaten Probolinggo tetap aman dan kondusif. Proses seleksi Direktur Perumahan Tirta Argopuro harus berjalan profesional, transparan, dan tidak boleh ditekan oleh kepentingan pihak mana pun,” ujar Rudy, Minggu (4/1/2025).
Menurut Rudy, pihaknya memperoleh informasi adanya rencana aksi dari kelompok tertentu yang diduga dilatarbelakangi ketidakpuasan terhadap hasil seleksi calon direktur. Kondisi tersebut dinilai berpotensi mengganggu stabilitas daerah jika tidak disikapi secara bijak.
“Kami menghormati hak demokrasi setiap warga. Namun jika demonstrasi dilakukan karena kepentingan pribadi akibat tidak lolos seleksi, maka kami akan turun untuk menjaga ketertiban umum dan kondusifitas daerah,” tegasnya.
Sikap serupa disampaikan perwakilan LSM Rakyat Peduli, Moh. Subhan. Ia menekankan bahwa kebebasan menyampaikan pendapat harus dilandasi kepentingan publik, bukan ambisi individu atau kelompok tertentu.
“Jika aksi ditunggangi kepentingan perorangan, itu jelas tidak sehat bagi demokrasi. Kami turun ke jalan demi memastikan Probolinggo tetap kondusif dan roda pemerintahan berjalan tanpa gangguan,” pungkas Subhan.






