Kolom  

Sajak-Sajak Umi Nurhayati, “Perihal Gambar Perempuan”

Sajak-Sajak Umi Nurhayati, "Perihal Gambar Perempuan"
Bayang-bayangku yang nampak indah saat kau lihat dijauh. (Foto; Yandex)

Oleh; Umi Nurhayati 

Perihal Gambar Perempuan

Pertama kali ia berlaku sebagai hijab
Bayangan yang menganugerahi sebuah wujud
Pencarian dari bentuk ke bentuk
Namun kekasih ada pada kedalaman

Kehidupan dan bukan kematian
Mengandaikan dan saling ketergantungan
Yang untuknya dan olehnya
Yang terdiri dari nama beserta penamanya

Engkau yang wajib
Engkau yang tanggung
Kebaktian cinta yang terandai
Pada keramahtamahan Ibrahim

Baca Juga:  Mahasiswa Dan Sarjana Mati Gengsi

Nafas kasih Tuhan
Membebaskan nama-nama terkungkung
Selayaknya kini
Ia jadikan sebagai titah

Seberkas cahaya Ilahi
Yang melahirkan garis iman suci
Dia yang mengenal dirinya
Maka akan mengenal Tuhannya

Yogyakarta, 04 September 2022

 

Tentang Nama dan Tabir

Bila pada suatu hari
Kita berada di antara mereka
Yang diam namun terserang
Yang kurang dan penuh pikulan

Baca Juga:  Mendorong Kepercayaan Masyarakat Terhadap Penegak Hukum Melalui Reformasi Institusi Polri

Menyatakan identitas selakyaknya nostalgia
Bersimpati atas simpati
Kepada kepedihan nama-nama
Kepada kepedihan milik sendiri

Kemudian, ketika hendak meretas jalan
Yang menyingkapkan, yang menabiri
Tercerabut dari segala keberadaan
Maka dimana kekasih bumi?

Ketika cinta senantiasa mendahului
Sesuatu yang belum hadir
Maka perjumpaan mana yang adiinderawi?
Keindahan yang lebih tinggi dari yang termiliki

Yogyakarta, 04 September 2022

Tinggalkan Balasan