Kolom  

Sajak-Sajak Umi Nurhayati Perihal Kata “Tawanan”

Sajak-Sajak Umi Nurhayati Perihal Kata "Tawanan"
Ilustrasi Tahanan yang di siksa dalam jeruji besi. (Foto: ist/ilustrasi)

Oleh: Umi Nurhayati

Tak ada yang dapat menghambat ini
Tak mungkin merasakan lubuk hati
Tak pedulikan yang dinanti
Dengan kaki kurus, ia berikrar

“Aku akan bangun”
“Aku akan berjalan”
Jika percobaanku gagal, mungkin aku kecewa
Namun, tak akan berhasil jika aku tak mencoba

Aku disiksa, dihina, dibiarkan kelaparan
Betapa memuakan dunia saat itu
Keringat asin dan hawa panas
Ah.., semua pasti tahu rasanya

Segala batin yang “anda” dan “saya” pernah rasakan
Entah sebagai “anak”, “remaja” maupun “orang tua”
Perasaan takut, kesepian dan gagal
Apakah terdengar sebagai pengalaman hidup seseorang?

Kita semua pernah tersandung
Kita semua pernah jatuh
Tapi bagaimana kita bangun
Adalah pilihan yang harus “anda” dan “saya” putuskan

Yogyakarta, 24 Desember 2023

Tinggalkan Balasan