Kolom  

Sajak Umi Nurhayati, Melakukan Kemustahilan

Sajak Umi Nurhayati, melakukan Kemustahilan
Ilustrasi Kesadaran dalam melakukan Kemustahilan. (Foto: ist/ilustrasi)

Melakukan Kemustahilan

Nada tak wajar seperti kemarin malam
“Gembel” itu yang kami dengar
Melihat penampilan, gaya kebiasaan
Membalas budi yang jadi kemustahilan

Akan bermain dengan taruhan,
Atau beringsut ke pialang
Sangat lemah, mengangkat wajah
“Kasihani aku”, biarkan saling menyayangi

Kami coba berterus terang
Bahwa, dalam takaran wajar
Apa yang kami lakukan,
Jika kami tahu, kami tak pernah ke-tahu-an

Tentunya kau belum lupa
Satu dari kami akan memiliki bayi
Kalau kami mengingat,
Tentu tak melakukan salah

Satu pesan di antara banyak catatan
Teman sejati, adalah karunia
Yang sedikit kita pikirkan

Yogyakarta, 16 Maret 2024

Tinggalkan Balasan