Santri MTs Zainul Hasan Genggong Raih Bronze Medali di Thailand Internasional Mathematical Olympiade

Siswa MTs Zainul Hasan Genggong, Probolinggo Jawa Timur, Widhat Ainur Muttaqin meraih Bronze Medali di ajang Thailand International Mathematical Olympiade 2023-2024, Bangkok, Thailand 26-29 April 2024. (Foto: Istimewa)

SUARARAKYTINDO.COM – Probolinggo, Siswa MTs Zainul Hasan Genggong, Probolinggo, Jawa Timur, berpartisipasi dalam kompetisi internasional yang dilaksanakan di Thailand pada 26-29 April 2024, acara tersebut diikuti oleh ribuan berbagai siswa dari dari mancanegara.

Thailand International Mathematical Olympiad (TIMO) adalah kompetisi Olimpiade Matematika tahunan yang diselenggarakan oleh Thailand Mathematics Society.

Widhat Ainur Muttaqin, utusan MTs Zainul Hasan Genggong program Sains semester 6c, berhasil meraih Bronze Medali di ajang Thailand International Mathematical Olympiade (TIMO) 2023-2024 yang berlangsung di Bangkok, Thailand 26-29 April 2024.

Siswa MTs Zainul Hasan Genggong, Probolinggo Jawa Timur, Widhat Ainur Muttaqin.

Keberhasilan yang diraih tersebut merupakan kado terindah bagi santri berumur 14 tahun asal Bondowoso itu.

“Alhamdulillah kemenangan saya yang kali ini sangat berkesan karena telah menjadi kado terindah ultah ke 14 bagi saya. Semua ini juga tidak luput dari doa-doa keluarga, teman, dan juga guru-guru yg selalu mendoakan saya,” kata Widhat Ainur Muttaqin.

“Semoga di event berikutnya saya bisa mendapatkan hasil yang lebih baik lagi,” tambah santri asal Bondowoso itu dengan raut wajah yang penuh kebahagiaan.

Sementara itu Kepala Sekolah Madrasah MTs Zainul Hasan Genggong, K.H Moh Hasan Naufal, menuturkan bahwa di MTs. Zainul Hasan Genggong ini memiliki banyak program bimbingan bagi santri agar dapat memaksimalkan kemampuannya, baik akademi, maupun nonakademi. Salah satunya adalah bimbingan olimpiade.

“Bimbingan ini menargetkan para santri agar bisa berprestasi di bidang akademik melalui ajang olimpiade-olimpiade di berbagai tingkat, mulai regional, nasional, maupun internasional,” tutur Pengasuh Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong itu.

“Para santri ini akan dibimbing di waktu khusus, (sore/malam hari selama 3-4 kali dalam sepekan) dan mendatangkan pembimbing olimpiade khusus. Program bimbingan olimpiade bagi santri ini semua ditanggung oleh madrasah alias gratis,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan