Menu

Mode Gelap
Modafinil Buy Online USA: A Case Examine on Accessibility, Usage, And Implications Understanding 401k Rollover To Gold IRA: A Comprehensive Information Wabup Fahmi AHZ Lepas 752 CJH Kloter 1 dan 2, Total Jamaah Probolinggo Capai 1.204 Orang Knights of Guinevere Character Sheets with Hero Profiles and Ability Guides Knights of Guinevere Character Sheets with Hero Profiles and Ability Guides Unraveling Lizzy Murder Drone Cases and Practical Safety Guidance for Residents

Berita

Sepinya Order Bikin Driver Ojol Probolinggo Kewalahan Penuhi Kebutuhan Hidup

badge-check


					Tongkrongan para driver ojol Probolinggo Perbesar

Tongkrongan para driver ojol Probolinggo

SUARARAKYATINDO.COM, Probolinggo – Nasib para driver ojol di Probolinggo kian terhimpit. Sejak pandemi Covid-19, pendapatan mereka terus mengalami penurunan drastis dibanding masa sebelumnya.

Hernati Mediani (64), seorang driver ojol senior asal Kedopok, menceritakan bahwa sebelum pandemi dirinya bisa meraup penghasilan harian antara Rp200 ribu hingga Rp300 ribu. Namun, kondisi itu kini hanya tinggal kenangan.

“Sekarang pemasukan jauh berbeda, kami sangat bergantung pada pesanan makanan dari restoran dan juga penumpang, terutama dari kalangan pelajar dan pekerja,” ungkapnya.

Salah satu restoran yang dulu cukup membantu keberlangsungan pendapatan driver adalah Mie Gacoan, karena selalu ramai pembeli. Namun, beberapa bulan terakhir jumlah pesanan dari restoran tersebut juga mengalami penurunan.

Kondisi itu turut dirasakan oleh Siti Mujaida (48), driver ojol asal Wonoasih. Ia mengaku semakin berat menjalani hari-hari karena kebutuhan rumah tangga terus meningkat, sementara jumlah order justru semakin sedikit.

“Persaingan makin ketat, orderan berkurang, tapi kebutuhan sehari-hari terus naik. Kami berharap pemerintah daerah bisa memberikan solusi,” keluh Ida.

Fenomena semakin banyaknya warga Probolinggo yang mendaftar menjadi driver ojol, baik di kota maupun kabupaten, juga menjadi gambaran minimnya lapangan pekerjaan.

Bagi sebagian masyarakat, menjadi driver ojol dianggap sebagai jalan keluar, meski hanya berstatus sebagai mitra.

Para driver pun berharap, pemerintah bisa hadir memberi perhatian dan mencari jalan keluar agar kondisi ekonomi mereka bisa kembali stabil.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Rem Blong Picu Tabrakan Beruntun di Probolinggo, Empat Orang Tewas

19 April 2026 - 13:41 WIB

Rem Blong Picu Tabrakan Beruntun di Probolinggo, Empat Orang Tewas

Lautan Jamaah Padati Genggong, Gus Alex Tegaskan Keteladanan dan Perjuangan KH Hasan Sepuh

31 Maret 2026 - 12:38 WIB

Lautan Jamaah Padati Genggong, Gus Alex Tegaskan Keteladanan dan Perjuangan KH Hasan Sepuh

Semeru Erupsi Dua Kali Pagi Ini, Kolom Abu Capai 1.000 Meter

20 Maret 2026 - 18:24 WIB

Semeru Erupsi Dua Kali Pagi Ini, Kolom Abu Capai 1.000 Meter

Polda Metro Jaya Kantongi Inisial Pelaku Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS, Diduga Lebih dari Empat Orang

18 Maret 2026 - 20:24 WIB

Satgas MBG Probolinggo Lakukan Evaluasi SPPG Paiton, Soroti Standar Sanitasi dan Temuan Ulat

17 Maret 2026 - 08:26 WIB

Satgas MBG Probolinggo Lakukan Evaluasi SPPG Paiton, Soroti Standar Sanitasi dan Temuan Ulat
Trending di Berita
error: