SUARARAKYATINDO.COM, PROBOLINGGO,- Prestasi kembali ditorehkan petani tembakau Kabupaten Probolinggo. Kelompok Tani (Poktan) Randuarum 01, yang dipimpin Muhammad Arief, resmi ditunjuk sebagai wakil Jawa Timur dalam kegiatan perdagangan antarwilayah untuk komoditas tembakau.
Penunjukan tersebut dilakukan melalui Dinas Pertanian Kabupaten Probolinggo sebagai tindak lanjut atas permintaan Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Timur. Kepercayaan ini menjadi bukti semakin diakuinya kualitas tembakau asal Probolinggo di tingkat regional.
Dalam agenda perdagangan tersebut, Muhammad Arief membawa dua varietas unggulan, yakni Tembakau Paiton VO dan Tembakau Menyono. Kedua jenis tembakau ini dikenal memiliki mutu yang konsisten serta karakter rasa dan aroma yang khas, sehingga memiliki daya saing di pasar yang lebih luas.
Muhammad Arief menyampaikan bahwa penunjukan ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi dirinya dan para petani. Ia berharap keikutsertaan tersebut dapat memberikan semangat baru bagi petani tembakau di Probolinggo untuk terus meningkatkan kualitas produksi.
“Kami bangga bisa dipercaya mewakili Jawa Timur. Harapannya ini bisa menjadi motivasi bagi petani lain agar semakin semangat mengembangkan tembakau lokal,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Probolinggo, Arif Kurniadi, menjelaskan bahwa kepercayaan tersebut diberikan karena kualitas tembakau Probolinggo telah teruji dan diakui.
Menurutnya, tembakau Paiton VO dan Menyono memiliki karakter yang kuat dan sangat potensial untuk dikembangkan dalam forum perdagangan lintas daerah, bahkan antar pulau.
“Kualitas tembakau Probolinggo, khususnya Paiton VO dan Menyono, sudah terbukti. Keduanya memiliki ciri khas yang layak dipromosikan dalam pasar yang lebih luas,” jelas Arif.
Ia berharap keikutsertaan Poktan Randuarum 01 dalam kegiatan tersebut mampu membuka peluang baru bagi pemasaran tembakau daerah. Selain itu, momentum ini diharapkan dapat mendorong petani untuk semakin memperhatikan kualitas budidaya, manajemen lahan, serta pengolahan pasca panen agar produk tembakau Probolinggo semakin kompetitif di pasar nasional.






