Daerah  

Tetap Waspada! Beras Bulog Dikemas Ulang Menjadi Premium

Beras Bulog

Suararakyatindo.com – Malang, Terjadi pengemasan ulang di gudang beras di sebuah desa di Kabupaten Malang, Jawa Timur, mereka mengemas ulang beras dari Bulog yang seharusnya berstatus medium menjadi premium. Caranya, memalsukan merek, lalu menjualnya kembali dengan harga yang lebih mahal.

Satreskrim Polres Malang menggerebek gudang di Desa Kidal, Kecamatan Tumpang, tersebut pada Sabtu (16/3) malam. Ditangkap pula tiga orang.

”Kecurigaan bermula ketika ada aktivitas malam hari di gudang tersebut,” ujar Kasatreskrim Polres Malang AKP Gandha Syah Hidayat sebagaimana yang dilansir Jawa Pos Radar Malang, Minggu (17/3/2024).

Ketiga orang yang diamankan adalah EH sebagai pemilik serta IF dan EP yang menjadi pekerja. Sampai kemarin, mereka menjalani pemeriksaan di Satreskrim Polres Malang.

Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti. Di antaranya, sekitar 1 ton beras hasil repacking kemasan 5 kg dan 25 kg. Beras Bulog kemasan 50 kg sebanyak sekitar 1,2 ton. Ada juga 320 karung bekas beras Bulog, 1 alat pres listrik, 1 alat timbang digital, dan 1 alat jahit karung.

Penyelidikan penyalahgunaan beras Bulog ini masih terus dilakukan. Ke mana dan berapa harga jual beras pun belum diketahui. Polisi berjanji merilis penanganan kasus tersebut. Saat ini gudang beras itu disegel.

Mengutip Antara, beras Bulog atau beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dijual Rp 10.900 per kilogram atau Rp 54.500 per 5 kilogram. Dalam sejumlah operasi pasar atau pasar mudah, beras Bulog dijual Rp 50 ribu per 5 kilogram

Sementara, berdasar data Sistem Informasi Ketersediaan dan Perkembangan Harga Bahan Pokok (Siskaperbapo) Jawa Timur, harga beras premium di wilayah Kabupaten Malang berada di kisaran Rp 14.500 hingga Rp 15.500 per kilogram.

Ada selisih yang cukup besar dengan beras Bulog yang dikemas ulang di gudang di Tumpang tersebut.

Tinggalkan Balasan