SUARARAKYATINDO.COM – Probolinggo, Langkah Wakil Bupati Probolinggo, Fahmi Abdul Haq Zaini, terhenti di depan ruang operasi RS Rizani, Kecamatan Paiton. Dari balik kaca, ia menyaksikan tim dokter mata tengah memulihkan penglihatan seorang pasien katarak. Wajahnya terlihat serius, memastikan setiap prosedur berjalan aman.
Kunjungan ini menjadi bagian dari peninjauan langsung pelaksanaan Bakti Sosial (Baksos) Kesehatan Mata yang digelar 7–9 Agustus 2025.
Program tersebut memberikan pemeriksaan mata, pembagian kacamata, operasi katarak, hingga pemasangan bola mata palsu, seluruhnya gratis bagi masyarakat.
Usai memantau operasi, Fahmi menyempatkan diri menyapa pasien di ruang tunggu. Beberapa ia ajak berbincang, mendengarkan keluhan, memberi semangat, dan bahkan menepuk pundak mereka yang masih diliputi rasa cemas.
“Yang kita pulihkan bukan hanya mata, tapi juga harapan hidup,” ujarnya.
Fahmi mengungkapkan, data pemerintah daerah menunjukkan gangguan penglihatan terutama katarak masih menjadi masalah serius di Probolinggo.
Oleh karena itu, ia menegaskan, pola kemitraan lintas sektor seperti ini perlu diperluas ke bidang kesehatan lainnya.
“Pemerintah tidak boleh hanya duduk di meja kebijakan. Kita harus hadir di lapangan, melihat langsung, dan memastikan manfaatnya sampai ke tangan masyarakat,” tegasnya.
Salah satu penerima manfaat, Ibu Sutriana (42), mengaku kegiatan ini seperti “jalan keluar” yang tak pernah ia sangka. “Saya sudah lama ingin operasi, tapi biaya jadi kendala. Alhamdulillah sekarang bisa gratis,” ujarnya dengan mata berbinar.
“Saya berharap kegiatan ini sangat membantu warga masyarakat Kabupaten Probolinggo, semoga ini sangat bermanfaat,” imbuhnya.
Dengan keberhasilan ini, Pemkab Probolinggo berharap angka gangguan penglihatan bisa ditekan, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan mata sejak dini.













