SUARARAKYATINDO.COM, PROBOLINGGO – Rentetan bencana alam yang melanda sejumlah wilayah di Jawa Timur, khususnya Kabupaten Probolinggo, mendapat perhatian serius dari Wakil Menteri Perindustrian (Wamenperin) H. Faisol Riza. Sebagai bentuk kepedulian dan ikhtiar spiritual, ia menginisiasi kegiatan doa bersama untuk keselamatan masyarakat Probolinggo, Kamis (22/1/2026).
Doa bersama tersebut digelar bersama Ibu-ibu Muslimat Sarwah dan masyarakat setempat di beberapa titik, yakni Desa Brabe, Kecamatan Maron, serta Desa Liprak Kulon dan Desa Banyuanyar Tengah di Kecamatan Banyuanyar. Puluhan warga tampak khusyuk mengikuti rangkaian kegiatan sarwaan dan doa bersama tersebut.
Di Dusun Sumur, Desa Brabe, doa dipimpin oleh Badrul Kamal. Sementara di Desa Liprak Kulon dan Desa Banyuanyar Tengah, kegiatan serupa dipandu oleh Ustaz Taufiq Hidayatullah.
Badrul Kamal menjelaskan bahwa kegiatan doa bersama ini menjadi wadah kebersamaan sekaligus ikhtiar batin masyarakat dalam menghadapi berbagai bencana, mulai dari banjir, tanah longsor hingga angin puting beliung yang belakangan kerap terjadi.
“Melalui kegiatan ini, Pak Faisol Riza ingin menyampaikan kepedulian serta doa keselamatan bagi Probolinggo, meskipun beliau tidak bisa hadir secara langsung,” ungkap Badrul Kamal.
Hal senada disampaikan Ustaz Taufiq Hidayatullah. Menurutnya, doa bersama menjadi penguat spiritual sekaligus sarana mempererat persaudaraan di tengah situasi sulit akibat bencana alam.
“Ini adalah ikhtiar batin agar Probolinggo senantiasa diberi perlindungan oleh Allah SWT dan masyarakat tetap kuat serta tabah menghadapi musibah,” ujarnya.
Salah satu warga, Sanati (42), mengaku bersyukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai doa bersama memberikan ketenangan dan semangat baru bagi warga yang terdampak bencana.
“Kami merasa lebih tenang dan saling menguatkan. Semoga Probolinggo selalu dijauhkan dari bencana,” tuturnya.
Kegiatan sarwaan dan doa bersama ini ditutup dengan harapan agar masyarakat Kabupaten Probolinggo senantiasa diberikan keselamatan, kesehatan, serta ketenteraman di tengah ancaman bencana alam yang masih berlangsung.






