Yusril Ihza Mahendra Mundur dari Jabatan Ketum PBB, Kenapa? - Suararakyatindo

Menu

Mode Gelap
Remaja Hilang di Pantai Mayangan Ditemukan Meninggal Setelah Sehari Pencarian Pemkab Probolinggo Kirim Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar UNUJA Toreh Prestasi Nasional, Perpustakaan Raih Akreditasi Tertinggi dari Perpusnas RI Harga Cabe Rawit Melonjak Tajam, Tembus Rp 80 Ribu per Kilogram Kejari Probolinggo Musnahkan Ribuan Barang Bukti dari 115 Perkara Pidana The Evolution of Gaming: From Pixels to Immersive Worlds

Politik

Yusril Ihza Mahendra Mundur dari Jabatan Ketum PBB, Kenapa?

badge-check


					Dokumentasi Partai Bulan Bintang Perbesar

Dokumentasi Partai Bulan Bintang

SUARARAKYATINDO.COM – Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB), Yusril Ihza Mahendra, mengundurkan diri dari jabatan tersebut. Hal tersebut terungkap dalam sidang Musyawarah Dewan Partai (MDP) yang diselenggarakan di kantor DPP PBB Jalan Raya Pasar Minggu, Jakarta, Sabtu, (18/5/2024).

Musyawarah Dewan Partai (MDP) adalah lembaga tertinggi di dalam Struktur organisasi PBB yang berwenang mengambil keputusan-keputusan penting seperti melakukan perubahan terbatas AD/ART dan memilih seorang Penjabat Ketua Umum jika Ketua Umum yang dipilih Muktamar berhalangan tetap.

Permintaan Yusril mengundurkan diri itu diterima oleh peserta MDP yang terdiri atas DPP PBB, Dewan Pimpinan Wilayah serta badan-badan khusus dan otonom PBB yang seluruhnya berjumlah 49 suara dalam pengambilan keputusan.

Dalam pemungutan suara untuk memilih Penjabat Ketua Umum, Ketua Mahkamah Partai PBB Fahri Bachmid mendapat dukungan 29 suara, sementara Afriansyah Noor, Sekjen DPP PBB memperoleh dukungan 20 suara.

Dengan demikian, sesuai ART PBB, MDP mensahkan Fahri Bachmid menjadi Penjabat Ketua Umum PBB sampai terpilihnya Ketua Umum PBB defenitif hasil Muktamar PBB yang akan datang, yang disepakati MDP akan dilaksanakan selambat-lambatnya akhir Januari 2025.

Yusril menjelaskan bahwa dirinya sudah terlalu lama memimpin partai sejak PBB berdiri di awal Reformasi tahun 1998. Sudah saatnya terjadi regenerasi dalam kepemimpinan PBB. Yusril kini berusia 68 tahun dan digantikan Fahri Bachmid yang berusia 46 tahun.

“Akan tetap aktif dalam dunia politik dalam kapasitas sebagai pribadi dengan latar belakang akademisi dan pengalaman yang cukup panjang dalam dunia politik di tanah air, tanpa dibatasi oleh keterikatan dengan sebuah partai politik,” ujarnya.

Dengan bertindak sebagai pribadi di luar partai, lanjut Yusril, dirinya akan dapat lebih leluasa menyumbangkan tenaga dan pikiran untuk turut serta dalam memecahkan persoalan-persoalan yang dihadapi bangsa dan negara kita, khususnya dalam membangun hukum dan demokrasi di negara kita ini.

Pengunduran diri Yusril dan pergantiannya dengan Fahri Bachmid telah berjalan secara demokratis, sah dan konstitusional dengan menjunjung tinggi semangat kekeluargaan dan kebersamaan.

Selanjutnya perubahan terbatas AD/ART PBB dan terpilihnya Penjabat Ketua Umum ini akan dituangkan dalam Akta Notaris untuk selanjutnya sesegera mungkin dimohonkan pengesahannya kepada Menteri Hukum dan HAM sesuai ketentuan UU Partai Politik.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Perempuan Bangsa Probolinggo Gelar Talkshow Kesehatan Kulit, Tunjukkan Komitmen Terhadap Sosial Kemasyarakatan

2 Agustus 2025 - 14:44 WIB

Garda Bangsa Probolinggo Jadi Pelopor Program Sosial, Hapus Tato Gratis Disambut Hangat Sejumlah Pemuda

27 Juli 2025 - 16:08 WIB

Panji Bangsa Probolinggo Jadi Role Model Nasional, Sekjen DKP: DIKBAR Bukti Militansi Kader PKB

26 Juli 2025 - 16:15 WIB

Multazamudz Dzikri Apresiasi Kabupaten Probolinggo Peserta DIKBAR Panji Bangsa Terbanyak di Jatim

26 Juli 2025 - 15:39 WIB

DIKBAR Panji Bangsa Resmi Dibuka, Ketua DPC Fahmi AHZ Tekankan Militansi dan Sinergi Banom PKB Probolinggo

26 Juli 2025 - 15:26 WIB

Trending di Daerah
error: