SUARARAKYATINDO.COM- Moeldoko merupakan Kepala Staf Kepresidenan Republik Indonesia, namanya kini jadi sorotan usai Pendiri Ponpes Al-Zaytun buka suara.
Pondok Pesantren atau Ponpes Al-Zaytun tengah jadi sorotan usai dinilai mengajarkan ajaran yang menyimpang dari syariat islam.
Panji Gumilang merupakan sosok syaikh pondok pesantren tersebut yang membuat nama pesantren itu viral melalui pernyataan dan tindakan yang kontroversial.
Salah satunya ialah menyebut mazhab mereka adalah mazhab Bung Karno, dan beberapa hal kontroversial lainnya.
Isu Ponpes Al-Zaytun tambah memanas setelah Pendiri Ponpes Al-Zaytun, yaitu Imam Supriyanto menyampaikan pernyataan menohok.
Dirinya mengungkap bahwa Moeldoko memberikan akses perlindungan kepada Panji Gumilang berupa perlindungan kepolisian bila ada yang mengganggu.
“Dengan kewenangan pak Moeldoko, pak Panji itu diberi akses, kapan waktu ada masalah, ada gangguan dari pihak luar, dari pihak mana pun yang mengancam keselamatan Al-Zaytun, kontak saja ke Kapolres, Kapolda atau ke Mabes Polri,” ucapnya dikutip Suara Denpasar dari akun instagram @undercover.id pada Jum’at, (7/7/2023).
Imam sendiri mengaku tidak mengetahui pasti alasan Moeldoko memberikan akses tersebut kepada Panji Gumilang, sosok yang tengah jadi sorotan publik itu.
“Apakah memang dia tidak mengerti latar belakang pak Panji, atau hanya tahu di permukaan saja,” jelas Imam.
Imam mengabarkan tawaran Moeldoko kepada Panji Gumilang soal perlindungan dari pihak kepolisian itu belum lama disampaikan oleh mantan Panglima TNI itu.
“Ketika sudah jadi KSP, kan mulai pak Panji itu mulai nyeleneh-nyeleneh itu kan belakangan ini, mulai 2020 kesini,” lanjutnya.
Sedangkan, Moeldoko sendiri mengaku telah mengingatkan Panji Gumilang untuk tidak bersikap yang aneh-aneh. Dirinya juga menyampaikan akan menjadi orang pertama yang melakukan tindakan.
“Saya sudah berbicara pada Pak Panji Gumilang, ‘eh kalau macam-macam, gua orang yang pertama beresin’,” ucap Moeldoko di hadapan wartawan pada (3/7/2023).













