SUARARAKYATINDO.COM- Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengumumkan akan melakukan reshuffle kabinet Indonesia Maju segera lantara ada salah kedudukan menteri kosong.
Hal ini terkait dengan tersangkutnya eks Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo yang dicokok KPK atas kasus dugaan korupsi di Kementan.
Presiden Jokowi mengatakan waktu akan melakukan perombakan di kabinetnya. Akan tetapi masih belum mengetahui harinya. “Mungkin minggu ini,” kata Jokowi di Jakarta, Selasa 24/10/2023.
Ia membenarkan bahwa yang akan dirombak adalah Menteri Pertanian lantaran Yasin Limpo sudah tak menjabat posisi itu.
Pos Menteri Pertanian kosong setelah Syahrul Yasin Limpo mengundurkan diri dengan alasan ingin fokus pada proses hukum. Saat ini, posisi Menteri Pertanian diisi oleh pelaksana tugas yakni Kepala Badan Pangan Nasional Arief Prasetyo Adi.
Sementara itu, setelah adanya pengumuman tersebut, Politisi Partai Nasdem Rachmat Gobel terlihat mendatangi Istana Kepresidenan di Jakarta.
Wakil Ketua DPR RI itu datang sekitar pukul 13.32 melalui halaman belakang kompleks Istana Kepresidenan. Saat ditanya soal kedatangannya berkaitan dengan reshuffle kabinet, Rachmat Gobel mengaku tak ada kaitannya.
“Enggak ada apa-apa ya, Dik. Jangan dibikin berita,” ujar Rachmat sambil berjalan masuk ke Istana.
Rachmat Gobel merupakan politisi Partai Nasdem yang menjabat sebagai Ketua DPW Nasdem Provinsi Gorontalo. Dia juga pernah menjabat sebagai Menteri Perdagangan pada awal periode pertama Jokowi.
Sementara itu, satu nama lagi yang santer dikabarkan mengisi pos Menteri Pertanian adalah Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
Sebelumnya, Jokowi sempat bertemu dengan AHY sebelum mengumumkan akan melakukan reshuffle kabinet pada Senin 23 Oktober 2023. Saat itu kedatangan AHY bersama dengan koalisi partainya di Indonesia Maju.
Sementara Jokowi turut menjawab saat AHY yang akan masuk kandidat menteri. Jokowi pun mengangguk ketika ditanya soal peluang kader Partai Demokrat masuk dalam kabinet pada reshuffle kali ini.













