Menu

Mode Gelap
Murder Drones Characters Meet the Cast of the Dark Animated Series and Their Roles Knights of Guinevere Character Sheets with Hero Profiles and Ability Guides Unraveling Lizzy Murder Drone Cases and Practical Safety Guidance for Residents Full Episode Guide and Season-by-Season Recap for The Gaslight District Murder Drones Episodes Complete Guide to Every Season and Key Moments Catching Up Episodes A Practical Handbook for Rediscovering Favorite TV Shows

Nasional

Kabinet Indonesia Maju Dikabarkan Goyah Usai Mundurnya Mahfud Md Dari Menkopolhukam, Ini Tanggapan Jokowi

badge-check


					Presiden Jokowi Widoro (Jokowi) saat meresmikan Pembukaan Kongres XVI GP Ansor di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta pada hari Jum'at, (02-02-2024). Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr Perbesar

Presiden Jokowi Widoro (Jokowi) saat meresmikan Pembukaan Kongres XVI GP Ansor di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta pada hari Jum'at, (02-02-2024). Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr

SUARARAKYATINDO.COM – Kabinet Jokowi diisukan goyah usai mundurnya Mahfud MD. Sehingga, kabar itu mencuat dan jadi perbincangan publik.

Bukan tanpa alasan, rumor kabinet Jokowi goyah juga dibersamai dengan perbedaan politik yang tengah terjadi di masa pilpres 2024 ini. Tak membenarkan kabar yang sedang beredar, Presiden Joko Widodo pun membantah rumor tersebut.

Jokowi mengatakan, ia menegaskan Kabinet Indonesia Maju, tidak terpengaruh oleh perbedaan politik antar menterinya di tengah agenda Pemilu 2024. Apalagi, para menteri di kabinetnya diakui memang memiliki perbedaan preferensi politik terkait pemilu mendatang.

Meski demikian, tambah orang nomor satu Indonesia, juga menegaskan bahwa penyelenggaraan negara akan tetap berjalan seperti biasa meski berbeda sikap.

“Beda preferensi itu wajar dalam negara demokrasi. Makanya tidak perlu dilebih-lebihkan,” terang Jokowi usai menghadiri Kongres GP Ansor, sayap pemuda Nahdlatul Ulama, salah satu ormas Islam terbesar di Indonesia, di Jakarta, Jumat (2/2/2024).

Bukan hanya itu, Jokowi kembali mengatakan bahwa Kabinet Indonesia Maju tetap solid meski Mahfud MD selaku Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan telah memutuskan mundur dari jabatannya.

“Kabinet bekerja normal. Tidak ada masalah. Semua menteri bekerja, ada yang melakukan kunjungan ke daerah, seperti yang saya lakukan selama ini. Saya pernah rapat di Jakarta dan daerah lain. Kadang saya mendapat undangan untuk menghadiri kegiatan, seperti hari ini. dengan GP Ansor,” tandasnya.

Seperti yang kita ketahui, Menkopolhukam Mahfud MD resmi mengundurkan diri dari jabatannya pada Kamis 1 Februari 2024

Keputusan itu diambil menjelang pemilihan presiden Indonesia mendatang pada 14 Februari 2024, karena ia kini mencalonkan diri sebagai wakil presiden bersama Ganjar Pranowo.

Sebelumnya, Koordinator Staf Khusus Kepresidenan Ari Dwipayana menegaskan, belum ada singgungan soal pemilu mendatang saat rapat kabinet.

Ari Dwipayana berkata suasana Pemilu 2024 tidak terasa di rapat kabinet, Ia mencatat, sebelum, selama, dan setelah pertemuan, semua menteri menunjukkan rasa kedekatan dan kemudahan, terlepas dari perbedaan pandangan politik masing-masing partai politik.

“Kita bisa melihat para menteri ngobrol dan berinteraksi satu sama lain sebelum rapat. Bahkan ada yang saling melontarkan lelucon. Pihak Istana menyajikan makanan dan kopi saat ngobrol,” ucap Dwipayana.

Dwipayana juga menampik isu yang tersebar terkait pengetatan pemeriksaan keamanan bagi para menteri yang memasuki rapat di kabinet.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Polda Metro Jaya Kantongi Inisial Pelaku Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS, Diduga Lebih dari Empat Orang

18 Maret 2026 - 20:24 WIB

Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI

14 Maret 2026 - 13:00 WIB

Mantan Menag Yaqut Cholil Qoumas Ditahan KPK dalam Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji 2023–2024

13 Maret 2026 - 13:56 WIB

BGN Hentikan Ratusan Unit SPPG di Jawa Timur, Ini Alasannya

12 Maret 2026 - 13:31 WIB

Pemohon Uji Materi: Anggaran Pendidikan 2026 Jangan Sekadar Naik Angka, Substansinya Tergerus

20 Februari 2026 - 21:53 WIB

Trending di Nasional
error: