Menu

Mode Gelap
Understanding Empty Leg Charter Flights: A Comprehensive Information Exploring Sugar Daddy Websites In Wichita, KS: A Case Study Sugar Daddy Website Ratings: An In-Depth Evaluation Private Jet Charter Companies: The Evolving Panorama Of Luxury Journey Observational Analysis on Online Pharmacy Provision of Provigil: Tendencies, Accessibility, and Patient Experiences The Highest 3 Best Gold IRA Companies For 2023

Uncategorized

Eks Jubir HTI M. Ismail Yusanto Di Tolak Hadir Ke Probolinggo

badge-check


					Jubir HTI M. Ismail Yusanto Akan di Tolak Hadir di Kabupaten Probolinggo oleh PC GP Ansor. Perbesar

Jubir HTI M. Ismail Yusanto Akan di Tolak Hadir di Kabupaten Probolinggo oleh PC GP Ansor.

SUARARAKYATINDO.COM, Probolinggo- Juru Bicara (Jubir) Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) akan berkunjung ke Kabupaten Probolinggo. Pasalnya, kedatangan Jubir HTI itu di tolak oleh Pengurus Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Probolinggo.

M. Ismail Yusanto, dijadwalkan berkunjung ke Kabupaten Probolinggo, Selasa (28/6/2022). Kabar kunjungan Jubir HTI itu diketahui lewat media sosial (medsos) yang menuai polemik.

Sebelumnya, Ismail bakal berkunjung ke dua lembaga pendidikan di Kabupaten Probolinggo. Pertama pondok pesantren di Kecamatan Leces, kedua di lembaga pendidikan dasar di wilayah Kecamatan Pakuniran Paiton.

Kunjungan itu langsung di respon oleh Ketua PC GP Ansor Kabupaten Probolinggo. M. Munir memastikan, pihaknya bakal menolak kunjungan eks jubir HTI itu.

Sebab menurut Munir, lembaga pendidikan di Kecamatan Leces, masih berada dalam teritorialnya. “Kami tidak ingin ajaran radikal, intoleransi dan ajaran anti Pancasila berkembang disini, yang kemudian membawa suasana yang tidak kondusif,” terang Munir, Senin (27/6/22).

Munir menyebut, penolakan itu bukan tanpa dasar. Doktrinasi negara berbasis khilafah kepada para pengikutnya menjadi alasan kuat sehingga kunjungan pentolan HTI ke daerah harus ditolak.

Padahal, dijelaskan Munir, pemerintah RI sudah resmi membubarkan HTI, 19 Juli 2017 lalu. “Status badan hukum organisasi kemasyarakatan HTI juga telah dicabut,” tegasnya.

Penolakan serupa disampaikan oleh Ketua PC GP Ansor Kota Kraksaan, Zen Ubaidillah. Ia menuding, rencana kunjungan itu masih absurd, tidak jelas tujuannya.

“Kami menolak kedatangannya. Penolakan (terhadap Ismail) itu, bukan berarti kami anti Islam atau Islamphobia, kami tegaskan itu,” wanti Zen.

Eks Aktivis PMII ini mengaku, tidak akan menghalangi tokoh agama manapun berkunjung ke wilayah teritorial PC Ansor Kota Kraksaan. Dengan catatan, sekedar silaturahim atau berdakwah sewajarnya.

“Boleh saja berdakwah, tapi tidak boleh (mengajak jamaah) kalau negara Indonesia harus dijadikan khilafah. Nah itu yang menjadi atensi kami,” tandasnya.

Negara Indonesia adalah negara yang mempunyai ideologi Pancasila bukan negara khilafah. Jadi, Jagan sampai nasionalisme terhadap bangsa kita menurun.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Understanding Empty Leg Charter Flights: A Comprehensive Information

16 April 2026 - 10:45 WIB

Exploring Sugar Daddy Websites In Wichita, KS: A Case Study

16 April 2026 - 10:42 WIB

Sugar Daddy Website Ratings: An In-Depth Evaluation

16 April 2026 - 10:37 WIB

Private Jet Charter Companies: The Evolving Panorama Of Luxury Journey

16 April 2026 - 09:52 WIB

Observational Analysis on Online Pharmacy Provision of Provigil: Tendencies, Accessibility, and Patient Experiences

16 April 2026 - 09:51 WIB

Trending di Uncategorized
error: