Menu

Mode Gelap
The 5 Best Gold IRA Companies for 2023 Observational Insights Into Corporations Offering IRA Gold Services Murder Drones Characters Meet the Cast of the Dark Animated Series and Their Roles Murder Drones Characters Meet the Cast of the Dark Animated Series and Their Roles Knights of Guinevere Character Sheets with Hero Profiles and Ability Guides Unraveling Lizzy Murder Drone Cases and Practical Safety Guidance for Residents

Pendidikan

Hadapi Maraknya Kekerasan Anak dan Kenakalan Remaja, Ini Penjelasan Rektor UNZAH

badge-check


					Rektor Universitas Islam Zainul Hasan Genggong (UNZAH) Probolinggo, Dr. Abdul Aziz Wahab, M.Ag. (Foto: Istimewa) Perbesar

Rektor Universitas Islam Zainul Hasan Genggong (UNZAH) Probolinggo, Dr. Abdul Aziz Wahab, M.Ag. (Foto: Istimewa)

SUARARAKYATINDO.COM – Probolinggo, Pendidikan karakter kembali menjadi sorotan. Rektor Universitas Islam Zainul Hasan Genggong (UNZAH) Probolinggo, Dr. Abdul Aziz Wahab, M.Ag., menegaskan bahwa krisis karakter menjadi akar dari banyak persoalan sosial seperti kenakalan remaja, kekerasan terhadap anak, hingga rendahnya toleransi di tengah masyarakat.

“Karakter itu tidak muncul tiba-tiba. Harus dibentuk lewat proses panjang dan berkelanjutan, dimulai dari keluarga, sekolah, sampai lingkungan sosial,” kata Dr. Aziz saat menghadiri kegiatan Penguatan Pendidikan Karakter bagi Guru PAI se-Kabupaten Probolinggo, Rabu (31/7/2025) di Kampus UNZAH, Genggong.

Kegiatan ini digelar oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Probolinggo, dalam rangka Milad Majelin Ulama Indonesia ke-50, sebagai bagian dari upaya sistematis untuk memperkuat nilai-nilai moral dan spiritual dalam dunia pendidikan, khususnya di tingkat SD, SMP, SMA, dan SMK.

Menurut Rektor UNZAH itu menyampaikan, bahwa pendidikan karakter bukan semata-mata tanggung jawab sekolah. Keluarga, lingkungan, dan institusi keagamaan juga harus turut andil.

“Kalau anak tidak disiapkan punya karakter yang baik sejak dini, maka akan jadi bom waktu bagi orang tua dan bangsa,” tegasnya.

Dr. Aziz juga menyebut lima tahapan penting dalam membentuk karakter yang efektif: Kesadaran akan pentingnya karakter, Melatih diri, Pembiasaan, Terbentuknya karakter, Penghargaan terhadap karakter baik.

Selain nilai-nilai keislaman, Dr. Aziz mendorong agar peserta didik ditanamkan rasa cinta terhadap bangsa sendiri serta nilai toleransi antaragama.

“Kita ini bangsa Indonesia, jangan malah lebih bangga budaya luar. Toleransi itu penting, baik sesama umat Islam maupun antarumat beragama. Termasuk menghormati pemerintah sebagai bagian dari adab kewarganegaraan,” ucapnya.

Kegiatan ini merupakan tahap awal dari serangkaian program pendidikan karakter di Probolinggo. Tahap lanjutan akan digelar di wilayah barat Kabupaten Probolinggo dalam waktu dekat.

“Ibarat baterai HP, pendidikan karakter itu harus terus di-charge. Kalau tantangannya makin besar, strategi penguatannya juga harus makin kuat,” imbunya.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Dua Bersaudara Asal Maron Diciduk Polisi, Diduga Terlibat Aksi Begal di Kraksaan

15 April 2026 - 18:00 WIB

Dua Bersaudara Asal Maron Diciduk Polisi, Diduga Terlibat Aksi Begal di Kraksaan

Komplotan Penipu Sapi di Pasar Wonoasih Dibekuk, Dua Ditangkap Tiga Masuk DPO

15 April 2026 - 13:08 WIB

Komplotan Penipu Sapi di Pasar Wonoasih Dibekuk, Dua Ditangkap Tiga Masuk DPO

Lonjakan Permintaan Pascale­baran Picu LPG 3 Kg Langka di Probolinggo

15 April 2026 - 13:04 WIB

Lonjakan Permintaan Pascale­baran Picu LPG 3 Kg Langka di Probolinggo

Gas Melon Dijual Tembus Rp30 Ribu, Wabup Probolinggo Sidak Kraksaan: Siapa Bermain di Balik Lonjakan Harga?

14 April 2026 - 18:38 WIB

Gas Melon Dijual Tembus Rp30 Ribu, Wabup Probolinggo Sidak Kraksaan: Siapa Bermain di Balik Lonjakan Harga?

Longsor Terjang Dua Rumah di Krucil, Kerugian Ditaksir Hingga Rp5 Juta

14 April 2026 - 10:56 WIB

Longsor Terjang Dua Rumah di Krucil, Kerugian Ditaksir Hingga Rp5 Juta
Trending di Daerah
error: