SUARARAKYATINDO.COM, Jember – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, melakukan takziah ke rumah duka korban kecelakaan maut bus pariwisata rombongan tenaga kesehatan (nakes) dan karyawan Rumah Sakit Bina Sehat Jember.
Selain menyampaikan belasungkawa, Khofifah juga menyerahkan santunan kepada ahli waris para korban.
Khofifah menyempatkan diri mengunjungi rumah almarhum Hendra di Desa Serut, Kecamatan Panti, Jember. Dalam kecelakaan tersebut, Hendra meninggal dunia bersama istri dan anaknya.
Gubernur juga memberikan santunan kepada keluarga korban lainnya, dengan total delapan ahli waris yang menerima bantuan.
Dalam kesempatan itu, Khofifah menegaskan pihaknya masih menunggu hasil penyelidikan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) terkait tragedi kecelakaan bus di jalur wisata Bromo.
Menurutnya, jika memang diperlukan, pemerintah akan mengkaji pembuatan jalur penyelamat di kawasan rawan untuk mencegah kecelakaan serupa.
“Jadi kalau kita melihat di beberapa daerah kemudian ada jalur khusus bisa ke kanan, bisa ke kiri, bisa ke atas dan itu dikasih pasir, itulah jalur penyelamat. Sehingga kalau ada rem blong, kendaraan bisa diarahkan ke jalur itu agar tidak menimbulkan kecelakaan yang membahayakan,” ujar Khofifah, Selasa (16/9/2025).













