SUARARAKYATINDO.COM, PROBOLINGGO — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menghadirkan dapur umum di Desa Matekan, Kecamatan Besuk, Kabupaten Probolinggo, mulai membawa dampak nyata bagi masyarakat. Tak hanya menyediakan asupan makanan bergizi, keberadaan dapur tersebut turut membuka peluang ekonomi bagi warga sekitar.
Kepala Dapur MBG Matekan, Arjuna, menuturkan bahwa pihaknya sengaja melibatkan masyarakat lokal dalam berbagai aspek operasional. Mulai dari tenaga kerja hingga kebutuhan penunjang lainnya, warga Desa Matekan diprioritaskan agar manfaat program dapat dirasakan lebih luas.
“Kami berupaya menggandeng masyarakat setempat sebagai bagian dari operasional dapur. Harapannya, program ini tidak hanya bermanfaat bagi penerima makanan, tetapi juga membantu meningkatkan kesejahteraan warga,” ujar Arjuna, Sabtu (18/4/2026).
Menurutnya, program MBG memiliki dampak ganda. Selain memenuhi kebutuhan gizi, program tersebut juga berperan dalam menggerakkan perekonomian desa melalui penciptaan lapangan kerja dan peluang usaha baru.
Salah satu warga, Timini, merasakan langsung dampak positif tersebut. Ia mengaku kini memiliki tambahan penghasilan sejak terlibat dalam aktivitas dapur MBG.
“Sekarang ada pemasukan tambahan untuk keluarga. Sebelumnya cukup kesulitan mencari pekerjaan, tapi dengan adanya dapur MBG ini kami sangat terbantu,” ungkapnya.
Di sisi lain, pengelola dapur juga memastikan operasional berjalan dengan memperhatikan aspek lingkungan. Pengelolaan limbah dilakukan secara tertib agar tidak menimbulkan pencemaran dan tetap menjaga kenyamanan warga sekitar.
Dengan pendekatan tersebut, dapur MBG Matekan diharapkan terus memberikan manfaat berkelanjutan, baik dalam pemenuhan gizi masyarakat maupun penguatan ekonomi desa.










