SUARARAKYATINDO.COM – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menyebutkan potensi jual beli jabatan di lembaga kementerian yang ia pimpin. Jumlahnya terbilang fantastis. Bagaimana tidak, Erick menyebutkan satu posisi saja bisa dihargai Rp25 miliar. Itu untuk satu direksi.
Mengutip dari YouTube Akbar Faizal Uncensored, menurut Erick Thohir, pernah dihargai 1 direksi Rp25 miliar. “Direksi yang gede, Direktur Utama Rp25 miliar,” ungkap Erick Kamis (18/5/2023). Video itu diunggah pada 22 November 2021.
Mulanya, Erick ditanyai Akbar Faizal soal potensi konflik kepentingan dirinya sebagai Menteri BUMN. Mengingat dirinya dan keluarganya juga merupakan pengusaha besar.
“Kalau saya mau cari uang di BUMN banyak. Paling gampang apa di BUMN, minang-minang jabatan. Itu setorannya banyak,” tegas Erick.
Disamping itu, Erick menegaskan dirinya bersih. Tidak memanfaatkan jabatannya. Apalagi untuk jual beli jabatan.
“Terus apa konteksnya, kalau saya terlibat jual beli jabatan, tidak mungkin saya bisa merjerin BUMN, bisa menangkap yang korupsi. Nggak mungkin. Pasti langsung goyang dong badannya. Dia udah nyetor ke kita. Gila aja,” tambah Menteri BUMN, Erick Thohir.
“Yah nggak mungkinlah yang selalu saya bilang dua tahun jadi menteri, reputasi saya selama ini masa mau saya hancur,” pungkasnya













