Menu

Mode Gelap
Bupati Probolinggo Larang ASN Gunakan LPG 3 Kg, SPPG MBG Ikut Diingatkan The Rise of Sugar Daddy Websites in South Africa: A new Age Of Relationships Understanding Private Jet Charter Prices: A Complete Information Discover Mostbet AZ: Opening an Account, Login, Bonus for Mobile Application, and Casino with Substantial Deposits, Payment Solutions, and Protected Full-Site Support Mostbet uz — download apk and skachat yuklab Android/IOS installer app for Uzbekistan, kirish login com, reviews, owner’s photo, casino bet, uzb Android online BCHGANG – Bitcoin Cash Link Directory

Olahraga

Akibat Piala Dunia Dibatalkan, FIFA memberikan Sanksi Kepada PSSI

badge-check


					Ketua PSSI Erick Thohir saat foto bersama dengan pihak FIFA. (Foto: Ig @erickthohir) Perbesar

Ketua PSSI Erick Thohir saat foto bersama dengan pihak FIFA. (Foto: Ig @erickthohir)

SUARARAKYATINDO.COM- Koordinator Save Our Soccer Akmal Marhali meminta agar semua pihak tidak menganggap remeh sanksi FIFA untuk Indonesia menyusul pencabutan status tuan rumah Piala Dunia U-20 2023. Menurut dia, hukuman itu tetap berdampak negatif untuk sepak bola nasional.

“Artinya, apapun, ini merupakan sanksi, jangan melihat besar kecilnya sanksi, tapi ini adalah sanksi yang harusnya membuat kita tidak jemawa dan introspeksi diri,” ujarnya pada Jumat, 7/04/2023.

Kita sudah mendapatkan hukuman moral yang harus kita patuhi itu, sebab, hal itu merupakan sanksi bagi kita.

“Ada hukuman moral yang kita dapatkan dari apa yang kita lakukan dan ini menggambarkan FIFA telah menegakkan kedaulatannya di mata anggotanya,” ucap Akmal menambahkan.

Meski Indonesia terhindar dari sanksi berat FIFA, Akmal mengatakan, tetap ada berbagai kerugian yang diterima, dari kegagalan timnas U-20 bermain di Piala Dunia U-20 2023, hingga nama Indonesia yang tercoreng di mata internasional karena gagal menjalankan amanah.

“Kita tidak boleh lagi ingkar terhadap komitmen yang sudah dilakukan, ditambah tidak boleh lagi ada ‘PDIP’ di sepak bola. Bukan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan ya, ‘PDIP’ maksudnya Piala Dunia Isinya Politik,” katanya.

Akmal Marhali menyarankan kepada pemerintah untuk ke depannya melakukan judicial review terhadap konstitusi yang ada sebelum kembali berencana menggelar ajang olahraga internasional. Ia menilai semua pihak harus menyatukan komitmen terkait konstitusi agar kejadian Piala Dunia U-20 tak terulang.

“Ke depan bangsa kita harus melakukan Judicial Review terkait konstitusi ini mau diterjemahkan secara tekstual atau kontekstual, termasuk Permenlu Nomor 3 Tahun 2019,” kata Akmal.

“Kalau tekstual maka kita akan terasing di dunia internasional. Kenapa? Kita kan membenci penjajahan maka kita juga harus juga membenci Rusia yang menjajah Ukraina, Cina yang menjajah Tibet, kemudian India yang menjajah Kashmir, termasuk Arab Saudi yang menjajah Yaman,” ucapnya.

Selama ini, Akmal beranggapan bahwa sikap Indonesia hanya sebatas membenci agresi-agresi yang dilakukan negara lain tapi tidak bisa berbuat apa-apa. “Terbukti dari tahun 60an kita menekan Israel soal Palestina tapi hanya (bisa) membenci (dan) tidak melakukan apa-apa.”

Sebelumnya, Ketua Umum PSSI Erick Thohir telah bertemu dengan Presiden FIFA Gianni Infantino di Paris, Prancis. Ia mengatakan bahwa FIFA hanya memberi sanksi administratif kepada PSSI.

“Saya hanya bisa berucap, Alhamdulillah, atas rahmat Allah SWT dan doa dari seluruh rakyat Indonesia khususnya para pecinta sepak bola, Indonesia bisa terhindar dari sanksi berat pengucilan sepak bola dunia,” ujar Erick Thohir dikutip dari keterangan resmi PSSI.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Ousmane Dembele Peraih Balon d’or 2025, Pemain Muslim Dengan Segudang Prestasi

23 September 2025 - 10:52 WIB

Ousmane Dembele Peraih Balon d’or 2025, Pemain Muslim Dengan Segudang Prestasi

Kontingen Probolinggo Tutup Porprov Jatim IX 2025 dengan 53 Medali, Ra Fahmi: Ini Baru Awal Menuju Prestasi Lebih Tinggi

7 Juli 2025 - 07:00 WIB

Dua Pecatur Muda Probolinggo Sabet Perak di Porprov Jatim 2025

4 Juli 2025 - 17:06 WIB

Tim Esport Probolinggo Raih Perunggu di Porprov Jatim 2025, Free Fire Jadi Andalan

4 Juli 2025 - 17:03 WIB

Lepas Kontingen Porprov Jatim IX, Wabup Fahmi: Jaga Sportivitas dan Raih Prestasi

14 Juni 2025 - 20:09 WIB

Trending di Daerah
error: