Menu

Mode Gelap
Digital Circus Episodes Reviews Highlights and Episode Guides for Viewers Catching Up Episodes A Practical Handbook for Rediscovering Favorite TV Shows Catching Up Episodes A Practical Handbook for Rediscovering Favorite TV Shows Murder Drones Episodes Complete Guide to Every Season and Key Moments Knights of Guinevere Episode Guide with Complete Breakdown of Key Moments and Themes Murder Drones Episodes Complete Guide to Every Season and Key Moments

Politik

Debat Kedua Pilbup Probolinggo, Ra Fahmi Sentil Rasit Terkait Pupuk

badge-check


					Tangkap layar debat kedua Pilbup Kabupaten Probolinggo. (Foto: Ist) Perbesar

Tangkap layar debat kedua Pilbup Kabupaten Probolinggo. (Foto: Ist)

SUARARAKYATINDO.COM – Probolinggo, Debat Kedua Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Probolinggo berlangsung sengit pada Sabtu (02/11/2024) di Hotel Grand Swiss-Belhotel Darmo, Surabaya.

Acara ini mempertemukan dua pasangan calon bupati, Zulmi-Abdul Rasit dan Gus Haris-Ra Fahmi, yang berdiskusi dalam tema “Meningkatkan Pelayanan kepada Masyarakat, Menyelesaikan Persoalan Daerah.”

Pada awal debat, kedua pasangan calon memaparkan visi dan misi mereka. Masing-masing menyampaikan pandangan mereka untuk meningkatkan pelayanan masyarakat dan menyelesaikan permasalahan yang ada di Kabupaten Probolinggo.

Dalam kesempatan debat ini, Calon Wakil Bupati nomor urut 02, Ra Fahmi, dengan tegas mengangkat isu ketersediaan pupuk yang menjadi keluhan utama para petani di Probolinggo.

Ra Fahmi mengkritik calon lainnya, Abdul Rasit, terkait distribusi dan harga pupuk yang dinilai masih tinggi dan sulit dijangkau petani.

“Pertanian adalah sektor terbesar penyumbang PDRB Kabupaten Probolinggo, maka harus benar-benar mendapat perhatian serius. Selama ini banyak keluhan bahwa petani kita masih sulit mendapatkan pupuk dengan harga yang terjangkau,” ujar Ra Fahmi dalam debat.

Menanggapi kritik tersebut, Abdul Rasit menjelaskan bahwa kelangkaan pupuk merupakan dampak dari regulasi pemerintah, di antaranya Permentan Nomor 10 Tahun 2022, Permentan Nomor 1 Tahun 2024, dan Permendag Nomor 04 Tahun 2023, yang mengatur distribusi pupuk bersubsidi melalui e-alokasi.

“Pupuk itu sudah diatur dari pusat melalui e-alokasi, jadi tidak bisa diubah seenaknya. Jika alokasi pupuk untuk petani hanya satu kuintal, ya akan tetap satu kuintal,” jelas Abdul Rasit.

Tak hanya membahas persoalan pupuk, Abdul Rasit juga menyinggung rencana pasangan Gus Haris-Ra Fahmi terkait digitalisasi pelayanan kepada masyarakat.

Ra Fahmi menjelaskan bahwa, jika terpilih, mereka berkomitmen untuk mempermudah layanan digital di setiap desa sehingga masyarakat tidak perlu repot.

“Jika kami ditakdirkan memimpin, kami akan pastikan masyarakat bisa mendapat layanan dengan mudah hanya melalui desa. Tidak perlu jauh-jauh atau ribet,” jawab Ra Fahmi dengan tenang.

Sebagai informasi, Abdul Rasit dikenal luas sebagai ‘bos pupuk’ di Kabupaten Probolinggo. Namun, selama bertahun-tahun, banyak petani yang masih kesulitan mendapatkan pupuk subsidi dengan harga yang sesuai HET (Harga Eceran Tertinggi).

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

PKB Probolinggo Siapkan Panggung untuk Kader Muda di Muscab 2026

26 Maret 2026 - 13:15 WIB

Muscab PKB Probolinggo Jadi Titik Awal Arah Baru Politik Partai

26 Maret 2026 - 12:07 WIB

Aliansi BEM Probolinggo Raya Desak Reformasi Polri, Ancam Aksi Jilid II

2 Maret 2026 - 13:18 WIB

Aksi BEM Probolinggo Reformasi Polri

Satu-Satunya Akses Desa Terancam: Khofifah Turun Langsung Observasi Jembatan Sumbersecang

23 Februari 2026 - 12:57 WIB

Khofifah Indar Parawansa bersama Gus Haris meninjau Jembatan Sumbersecang Probolinggo yang pondasinya tergerus banjir

Makan Bergizi Gratis (MBG) : Kebijakan Populis yang Mengorbankan Pendidikan?

16 Februari 2026 - 18:41 WIB

Ilustrasi Anggaran Pendidikan dan Program MBG 2026
Trending di Berita
error: