SUARARAKYATINDO.COM, PROBOLINGGO – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Probolinggo terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga kualitas air bersih yang dikonsumsi masyarakat. Melalui kegiatan bertajuk “Pengawasan dan Uji Petik Kualitas Air PDAM”, Dinkes melakukan pengecekan langsung di sejumlah kecamatan, antara lain Dringu, Sumberasih, Sukapura, Bantaran, dan Wonomerto.
Tim kesehatan lingkungan Dinkes terjun ke lapangan untuk mengambil sampel air dari berbagai titik distribusi PDAM. Pemeriksaan ini dilakukan guna memastikan air yang disalurkan ke rumah-rumah warga memenuhi standar baku mutu dan aman untuk diminum.
Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Kabupaten Probolinggo, Sri Wahyu Utami, menegaskan bahwa pengawasan terhadap kualitas air bersih menjadi fokus utama karena erat kaitannya dengan kesehatan masyarakat.
“Air bersih adalah kebutuhan dasar yang tidak bisa ditawar. Karena itu, kami menempatkan pengawasan kualitas air sebagai prioritas utama,” ujarnya, Kamis (13/11/2025).
Sri menjelaskan, kegiatan uji petik tersebut merupakan bagian dari tanggung jawab pemerintah daerah untuk memastikan masyarakat mendapatkan pasokan air yang layak konsumsi.
“Melalui kegiatan ini, kami memastikan distribusi air PDAM tetap sesuai dengan standar kesehatan dan aman untuk dikonsumsi masyarakat,” tambahnya.
Selain itu, Dinkes berkomitmen melaksanakan pemantauan secara berkala agar kualitas air tetap terjaga dan tidak menimbulkan risiko kesehatan bagi warga.
“Kami ingin menjamin bahwa masyarakat Kabupaten Probolinggo memperoleh akses terhadap air bersih yang sehat dan layak setiap saat,” pungkas Sri.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya preventif pemerintah daerah dalam memperkuat layanan publik, khususnya di bidang kesehatan lingkungan.
Dengan pengawasan yang berkesinambungan, diharapkan seluruh warga Kabupaten Probolinggo dapat menikmati air bersih yang aman, sehat, dan memenuhi standar nasional.













