SUARARAKYATINDO.COM, Probolinggo – Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Sekolah Menengah Pertama (SMP) Swasta Kabupaten Probolinggo Jawa Timur menggelar Silaturahmi dan Talk Show Pendidikan yang menggandeng DPR RI Komisi VI Faisol Riza FPKB.
Dalam silaturahmi yang turut mengundang semua Kepala SMP Swasta Kabupaten Probolinggo yang mengambil tema ‘Kemandirian SMP Swasta Kab. Probolinggo Menuju Pendidikan Berkarakter dan Berprestasi’ yang bertempat di Paseban Sena.
Tak hanya semua kepala SMP Swasta saja yang hadir akan tetapi turut hadir juga Ketua MKKS dan Dinas Pendidikan Kabupaten Probolinggo dan Ketua Komisi VI DPR RI H. Faisol Riza.

Ketu MKKS yang diwakilkan oleh Bapak Muhlis mengatakan bahwa ada 161 Siswa sekolah SMP Swasta di Kabupaten Probolinggo yang di bina untuk menjadi siswa yang berprestasi.
“Dari data 161 Siswa Sekolah SMP Swasta yang kami rawat dan di didik yang tersebar di seluruh Kabupaten Probolinggo ada 137 yang kami akan jadikan sosok pemimpin di Kabupaten Probolinggo,” ungkapnya.
Bapak Muhlis juga mengatakan bahwa adanya acara kali ini juga bekerjasama dengan Ketua Komisi VI DPR RI Bapak H. Faisol Riza. Hal itu merupakan bentuk nyata bahwa pendidikan SMP Swasta yang ada di Kabupaten Probolinggo di Probolinggo Diprioritaskan.

“Terimakasih kepada Bapak H. Faisol Riza yang sudah mendukung pendidikan SMP Swasta yang ada di Probolinggo,” tambahnya saat Sambutan pada Sabtu 30/09/2023.
Pantauan Suararakyatindo, Ketua H. Faisol Riza Hadir dalam silaturahmi itu dan kembali menegaskan bahwa pemerintah mempunyai hutang budi kepada pendidik swasta, sebab pendidikan swasta jauh lebih besar dari pada pendidikan pada umumnya.
“Pendidikan swasta hampir rata-rata tidak mendapatkan biaya dari pemerintah, bantuan dari pemerintah. Walaupun ada jauh perbandingannya, lebih banyak swadaya,” kata Faisol Riza Saat Sambutan.
Kalau sudah dari dulu kita memberikan perhatian yang lebih terhadap Pendidikan, sudah pasti SDM kita akan luar biasa, terutama di dunia pendidikan tingkat Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah.
“Pendidikan Sekolah Dasar dan Menengah ini adalah pondasi dasar untuk kemajuan di masa yang akan datang,” tuturnya.
Ketua Komisi VI DPR RI ini juga berpesan kepada pemerintah bahwa pemerintah yang sekarang ini harus menyiapkan tenaga baru untuk dunia yang baru untuk pembinaan generasi muda yang letaknya itu ada di tingkat sekolah dasar dan menengah.
“Masyarakat kita lebih banyak yang lulusan menengah kebawah ketimbang sekolah menengah keatas. Itu artinya daya serap untuk dunia pasar akan susah dan pengangguran semakin banyak,” ujarnya













