Menu

Mode Gelap
Understanding Empty Leg Charter Flights: A Comprehensive Information Exploring Sugar Daddy Websites In Wichita, KS: A Case Study Sugar Daddy Website Ratings: An In-Depth Evaluation Private Jet Charter Companies: The Evolving Panorama Of Luxury Journey Observational Analysis on Online Pharmacy Provision of Provigil: Tendencies, Accessibility, and Patient Experiences The Highest 3 Best Gold IRA Companies For 2023

Ekonomi

Harga Beras Premium Naik, Ini Kata Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan

badge-check


					Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan. (Foto: Antara) Perbesar

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan. (Foto: Antara)

SUARARAKYATINDO.COM – Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan (Zulhas) menjelaskan alasan harga eceran tertinggi (HET) beras remium dinaikkan. Dia mengungkap bahwa harga beras naik seiring naiknya harga gabah.

Zulhas mengakui, bahwa harga beras tidak terkendali di pasar tradisional. Untuk HET memang hanya bisa diterapkan di ritel modern, oleh sebab itu dinaikkan sementara agar ritel bisa memasok stok untuk masyarakat.

“Sudah tinggi (harga beras), jadi gini loh harga HET itu misalnya 5 kg Rp 70.000, berarti per kg Rp 15.000, naiknya jadi Rp 15.000. Di pasar sudah ada yang Rp 17.000, Rp 18.000. Ini relaksasinya Rp 1.000, dari Rp 14.000 jadi Rp 15.000, nah ini di pasar sudah Rp 16.000, Rp 17.000,” terang Zulhas kepada awak media di Pasar Tanah Abang Blok A, Jakarta Pusat, Kamis (14/3/2024).

Menurut Ketua Umum Partai Amanat Nasional itu, harga beras premium mengalami penurunan dari Rp 18.000/kg menjadi Rp 16.000-Rp 17.000/ kg. kendati demikian, Zulhas mengakui angka tersebut masih sangat tinggi.

Tingginya harga beras premium lantaran pasokan beras lokal yang masih terbatas yang disebabkan belum adanya panen raya.

“Dari Rp 17.000 ini belum turun, karena beras lokal belum panen,” katanya.

Sebagai informasi, Badan Pangan Nasional (Bapanas) menetapkan penyesuaian harga HET hanya akan berlaku mulai 10-23 Maret 2024. Kepala Bapanas Arief Prasetyo Adi mengatakan kenaikan HET ini sebagai relaksasi bagi pengusaha ritel untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga beras premium di tingkat konsumen.

Sebelumnya, pengusaha ritel mengeluhkan harga beras saat ini terlalu mahal untuk dijual di harga HET sesuai dengan Peraturan Badan Pangan Nasional (Perbadan) Nomor 7 Tahun 2023. Oleh karena itu banyak peritel yang memilih tidak menjual beras, hal ini membuat beras langka di toko ritel.

“Relaksasi HET ini dilaksanakan agar masyarakat bisa lebih nyaman dalam menjalankan ibadah di bulan puasa dan tidak kesulitan memperoleh akses pembelian beras di pasar. Nanti di minggu keempat, kita meyakini pasokan dan ketersediaan beras akan semakin bertambah dengan adanya panen padi,” ujar Arief dalam keterangannya, Minggu (10/3/2024).

Kenaikan HET beras premium yang diberlakukan sementara ini, menyasar pada 8 wilayah. HET disesuaikan dengan kenaikan harga Rp 1.000 per kilogram (kg) dibandingkan HET sebelumnya.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Harga Emas Diprediksi Tembus Rp 82 Juta per Ounce, Goldman Sachs: Safe Haven Utama Hadapi Gejolak Global

5 September 2025 - 13:56 WIB

Harga Emas Antam Naik Lagi, Tembus Rp 2,29 Juta per Gram pada Jumat 7 November 2025

Kopdes Merah Putih Kini Bisa Ajukan Pinjaman hingga Rp3 Miliar ke Bank Himbara

5 September 2025 - 12:15 WIB

Harga Emas Tembus Rekor Tertinggi! Ini Penjelasan dan Tips Bijak Menyikapinya

5 September 2025 - 10:45 WIB

Harga Emas Antam Naik Lagi, Tembus Rp 2,29 Juta per Gram pada Jumat 7 November 2025

1.000 Ton Gula Petani Lumajang Segera Diserap, Zulkifli Hasan Pastikan Harga Tetap Stabil

21 Agustus 2025 - 21:30 WIB

Multazamudz Dzikri Desak Pemprov Jatim Genjot Kemandirian Ekonomi Hadapi Efisiensi Anggaran 2026

21 Agustus 2025 - 16:05 WIB

Trending di Ekonomi
error: