Menu

Mode Gelap
Satgas MBG Probolinggo Lakukan Evaluasi SPPG Paiton, Soroti Standar Sanitasi dan Temuan Ulat Chicken Road 2: Game Rules How to Play Chicken Road 2 RTP LIVE SLOT GACOR: Jackpot Tiap Hari Peran Diet dan Olahraga dalam Menurunkan Tingkat Kortisol Satpol PP Probolinggo Tertibkan Karaoke di Paiton saat Ramadan, Amankan 7 Pemandu Lagu dan Puluhan Botol Miras Tiga Menguak Jalan Pulang: Pameran Tiga Seniman Muda Probolinggo di Kraksaan

Daerah

Heboh! Warga Tanam Pohon Pisang di Jalan, Protes Lambannya Penanganan Banjir di Curahkates

badge-check


					Kondisi jalan Dusun Curahkates menuju desa Desa Opo-Opo nyaris tidak bisa terlewati. Foto: Istimewa. Perbesar

Kondisi jalan Dusun Curahkates menuju desa Desa Opo-Opo nyaris tidak bisa terlewati. Foto: Istimewa.

SUARARAKYATINDO.COM – Probolinggo, Hujan deras yang mengguyur wilayah Dusun Curahkates, Desa Opo-opo, Kabupaten Probolinggo, beberapa pekan lalu, mengakibatkan banjir hingga merusak infrastruktur jalan utama desa.

Tanggul penahan badan jalan dilaporkan jebol setelah tak mampu menahan derasnya arus air saat debit meningkat drastis.

Akibatnya, sebagian badan jalan amblas dan nyaris tak bisa dilalui kendaraan, baik roda dua maupun roda empat. Akses vital warga menuju pusat aktivitas di Desa Opo-opo, khususnya di Dusun Curahkates, pun terganggu.

Pantauan di lokasi, kerusakan cukup parah terlihat di sisi bahu jalan yang longsor. Material tanah penyangga terkikis, menyisakan lubang menganga yang membahayakan pengguna jalan. Warga terpaksa melintas secara bergantian dengan ekstra hati-hati.

Kondisi tersebut memicu kekecewaan masyarakat. Mereka menilai belum ada langkah konkret dan cepat dari pemerintah desa maupun instansi terkait untuk menangani kerusakan tersebut.

Sebagai bentuk protes, warga kemudian menanam pohon pisang tepat di tengah badan jalan yang rusak. Aksi ini dilakukan sebagai simbol sindiran atas lambannya penanganan sekaligus penanda bahaya bagi pengendara.

“Sudah beberapa hari dibiarkan, padahal ini jalan utama untuk aktivitas warga, anak-anak sekolah juga lewat sini. Kami tanam pisang supaya ada perhatian,” ujar salah satu pemuda Curahkates, Senin (24/2/2026).

Menurut warga, jalan tersebut merupakan akses penghubung antarwilayah yang cukup vital bagi mobilitas masyarakat, termasuk untuk kegiatan ekonomi, pendidikan, hingga distribusi hasil pertanian.

Jika tidak segera diperbaiki, mereka khawatir kerusakan akan semakin melebar, terutama jika kembali diguyur hujan dengan intensitas tinggi.

Masyarakat berharap pemerintah daerah segera turun tangan melakukan perbaikan tanggul serta rekonstruksi badan jalan yang terdampak, agar akses kembali normal dan keselamatan pengguna jalan dapat terjamin.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak pemerintah desa terkait rencana penanganan kerusakan tersebut.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Satpol PP Probolinggo Tertibkan Karaoke di Paiton saat Ramadan, Amankan 7 Pemandu Lagu dan Puluhan Botol Miras

16 Maret 2026 - 17:57 WIB

Roma Sondhuk Gelar Pameran Pusaka Nusantara, Angkat Spirit Pelestarian Budaya Lewat Ngaji Budaya

14 Maret 2026 - 22:58 WIB

Roma Sondhuk Gelar Pameran Pusaka Nusantara, Angkat Spirit Pelestarian Budaya Lewat Ngaji Budaya

Garda Bangsa Kabupaten Probolinggo Rayakan Harlah ke-27, Optimistis PKB Raih 14 Kursi di 2029

14 Maret 2026 - 22:31 WIB

Garda Bangsa Kabupaten Probolinggo Rayakan Harlah ke-27, Optimistis PKB Raih 14 Kursi di 2029

Tegaskan Peran Pemuda Politik, Garda Bangsa Probolinggo Bidik 14 Kursi DPRD

14 Maret 2026 - 20:33 WIB

Garda Bangsa Kabupaten Probolinggo Peringati Harlah ke-27, Teguhkan Spirit Kemenangan 2029

14 Maret 2026 - 18:11 WIB

Garda Bangsa Kabupaten Probolinggo Peringati Harlah ke-27, Teguhkan Spirit Kemenangan 2029
Trending di Daerah
error: