Daerah  

Lazisnu Kabupaten Probolinggo Menggelar Santunan Terhadap 25 Orang Anak Yatim

Lazisnu Kabupaten Probolinggo Menggelar Santunan Terhadap 25 Orang Anak Yatim
Santunan yang dilakukan oleh Lazisnu Kabupaten Probolinggo, yang di Gelar di Gunung Bromo. Foto; SRI

SUARARAKYATINDO.COM, Probolinggo – Pimpinan Cabang Nahdlatul ulama Care Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shodaqoh melakukan kegiatan santunan anak yatim. Pasalnya, kegiatan ini merupakan acara seremonial sebagaimana bentuk kepedulian kita terhadap anak yatim.

Kegiatan ini berlangsung pada hari Jum’at Berkah, yang dilakukan oleh PC NU Care Lazisnu Kabupaten Probolinggo yang di Hotel Cemara Indah, Sukapura Bromo. Jum’at 24/06/2022.

Santunan ini tidak hanya bersifat seremonial saja, melainkan PC NU Care Lazisnu Kabupaten Probolinggo terus mengawal anak yatim, termasuk dalam pendidikannya. Karena itu sangat penting untuk masa depannya.

Baca Juga:  Haedar Nashir Terpilih Sebagai Ketua Umum PP Muhammadiyah, Ini Kata Kaisar Abu Hanifah

Acara yang diikuti oleh 25 peserta anak yatim ini sengaja di gelar di atas lautan pasir Bromo, tepatnya di Hotel Cemara Indah Desa Ngadisari Kecamatan Sukapura.

Wakil ketua Lazisnu Probolinggo, Jamaluddin mengatakan bahwa setelah santunan ini, anak-anak yatim harus tetap berdaya. Termasuk Lazisnu Kabupaten Probolinggo akan terus mengawal, apalagi dalam pendidikannya.

“Alhamdulillah sudah 11 kecamatan program yatim asuh ini direalisasikan. Dan memang sengaja menjadi Rutinan tiap hari Jum’at akhir bulan” kata Ustadz Jamal sapaan akrab beliau.

Baca Juga:  Gubernur Jawa Timur Ajak Warga Kerjasama Pindah, Hindari Lahar Dingin

Ustadz Jamal juga mengatakan, bahwa salah satu tujuan diselenggarakannya yatim asuh ini adalah bagaimana sekiranya NU Care Lazisnu Kabupaten Probolinggo dikenal oleh masyarakat luas.

Selain itu, Ustadz Ali Wafa selaku ketua MWC NU Sukapura mengucapkan terima kasih kepada NU Care Lazisnu karena sudah menjadikan Sukapura sebagai tempat terealisasinya giat yatim asuh.

“Kami berharap, semoga kegiatan semacam ini mudah-mudahan tetap Istiqomah dan semarak dalam menyantuni anak yatim hingga akhir zaman” Pungkas Ustadz Ali Wafa dalam sambutannya.

Tinggalkan Balasan