Menang Segera Mengeluarkan Surat Edaran Terkait ASN Dilarang Buka Bersama, Intip Persoalannya

Menang Segera Mengeluarkan Surat Edaran Terkait ASN Dilarang Buka Bersama, Intip Persoalannya
Kementerian Agama Gus Yaqut Kholil Qoumas saat melakukan sambutan. (Foto: ig @gusyaqut)

SUARARAKYATINDO.COM- Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas meminta jajarannya untuk tidak melakukan buka puasa bersama. Pasalnya, Gus Yaqut Meminta Sekretaris Jenderal untuk segera mengeluarkan Surat Edaran terkait hal itu.

Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas mengingatkan jajarannya untuk tidak menggelar buka puasa bersama. Hal itu sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo.

“Saya ingatkan terkait arahan Presiden, terkait larangan buka bersama, agar dilaksanakan,” kata Menag Yaqut Cholil Qoumas  dalam siaran resminya, Sabtu (25/3/2023).

Baca Juga:  Luhut Turun Gunung Soal Pemakzulan Jokowi, Begini Pembelaannya

Ia juga meminta Sekretaris Jenderal untuk menerbitkan surat edaran terkait larangan kegiatan buka puasa bersama bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) Kemenag. “Pak Sekjen agar dibuatkan edarannya,” sambungnya.

Di hadapan  Pejabat Eselon I dan II yang hadir, Menag menyampaikan penegasan larangan menggelar buka puasa bersama itu telah ditegaskan kembali oleh Presiden Jokowi dalam rapat terbatas dengan para menteri Indonesia Maju.

Karena itu, Menag meminta untuk para unit kerja yang sudah berencana melakukan kegiatan buka bersama, untuk membatalkan kegiatannya. “Lebih baik agar anggarannya dialihkan ke santunan ke fakir miskin, anak yatim, atau yang lebih membutuhkan,” ungkapnya.

Baca Juga:  Nomor Urut 1 dan 3 Setuju Dengan Usulan Wapres Terkait Menteri Yang Nyalo di Pilpres 2024, Paslon Nomor Urut 2?

Sebelumnya, larangan buka bersama tertuang pada surat Sekretaris Kabinet Republik Indonesia Nomor 38/Seskab/DKK/03/2023 perihal arahan terkait penyelenggaraan buka puasa bersama. Surat tersebut diteken Sekretaris Kabinet Pramono Anung pada 21 Maret 2023.

Surat arahan itu ditujukan kepada para Menteri Kabinet Indonesia Maju, Jaksa Agung, Panglima TNI, Kapolri, dan Kepala badan/lembaga.

Tinggalkan Balasan