Menu

Mode Gelap
High Bullion Corporations: A Complete Information to the very Best in the Market Investing for the Long Run: A Case Research On Ameriprise Gold IRA Understanding Fidelity Gold IRA: A Complete Study Understanding IRA Approved Gold And Silver: A Complete Study Exploring the Best IRA Gold Options For Secure Retirement Investments Understanding Birch Gold Group Costs: A Comprehensive Evaluation

Berita

Muhammadiyah Sudah Menentukan 1 Syawal, NU Kapan?

badge-check


					Ilustrasi penglihatan Hilal saat menentukan 1 Syawal. (Foto: Ilustrasi) Perbesar

Ilustrasi penglihatan Hilal saat menentukan 1 Syawal. (Foto: Ilustrasi)

SUARARAKYATINDO.COM,- Menjelang akhir Ramadan, masyarakat semakin penasaran mengenai kapan tepatnya Hari Raya Idulfitri 2025 atau 1 Syawal 1446 H akan dirayakan.

Apakah Lebaran kali ini akan jatuh serentak atau ada perbedaan seperti tahun-tahun sebelumnya?

Muhammadiyah telah lebih dulu menetapkan tanggal Idulfitri berdasarkan metode hisab, sementara Nahdlatul Ulama (NU) dan pemerintah masih menunggu hasil rukyat hilal.

Muhammadiyah Tetapkan 1 Syawal 1446 H pada 31 Maret 2025

Muhammadiyah telah menetapkan bahwa Idulfitri akan jatuh pada Senin, 31 Maret 2025. Keputusan ini tertuang dalam Maklumat Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Nomor 1/MLM/I.0/E/2025.

Penetapan ini berdasarkan metode hisab hakiki wujudul hilal, yaitu perhitungan astronomi yang tidak memerlukan pengamatan langsung terhadap hilal.

Jika hilal sudah berada di atas ufuk saat matahari terbenam, maka keesokan harinya dihitung sebagai awal bulan Hijriah.

NU Masih Menunggu Hasil Rukyat Hilal

Berbeda dengan Muhammadiyah, NU masih menunggu hasil rukyat hilal untuk menentukan kapan 1 Syawal 1446 H. NU menggunakan metode pengamatan langsung bulan sabit pertama di akhir Ramadan.

Jika hilal terlihat pada 29 Ramadan, maka keesokan harinya akan ditetapkan sebagai 1 Syawal. Namun, jika tidak terlihat, Ramadan akan digenapkan menjadi 30 hari.

Dalam beberapa tahun terakhir, hasil rukyat NU sering kali sejalan dengan keputusan pemerintah, sehingga kemungkinan besar Lebaran 2025 akan mengacu pada hasil sidang isbat Kementerian Agama.

Kemenag Gelar Sidang Isbat 29 Maret 2025

Kementerian Agama (Kemenag) akan menggelar sidang isbat pada Sabtu, 29 Maret 2025, untuk menentukan 1 Syawal 1446 Hijriah atau Hari Raya Idulfitri.

Sidang ini akan menggabungkan hasil perhitungan hisab dengan laporan pemantauan hilal yang dilakukan di berbagai wilayah Indonesia.

Sebanyak 33 lokasi telah disiapkan sebagai titik pemantauan hilal di seluruh provinsi, kecuali Bali. Keputusan untuk tidak mengadakan pemantauan di Bali diambil sebagai bentuk penghormatan kepada umat Hindu yang tengah menjalankan Hari Raya Nyepi.

Direktur Urusan Agama Islam dan Bina Syariah Kemenag, Arsad Hidayat, menjelaskan bahwa berdasarkan perhitungan astronomi, posisi hilal pada 29 Ramadan masih di bawah ufuk.

Dengan kondisi ini, kemungkinan besar Ramadan akan digenapkan menjadi 30 hari, sehingga Lebaran jatuh pada Senin, 31 Maret 2025.

“Sidang isbat akan dilaksanakan tanggal 29 Maret, bertepatan dengan 29 Ramadan. Persiapannya sudah kami koordinasikan dengan tim hisab rukyat dari seluruh provinsi di Tanah Air. Pemantauan hilal dilakukan di 33 titik, tidak 34, karena di Bali hari ini bertepatan dengan Hari Raya Nyepi. Kami menghormati umat Hindu yang tengah merayakan Nyepi,” ujar Arsad dalam keterangannya pada Jumat (28/3/2025).

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

High-Quality Tofu Boxes for Freshness and Brand Visibility

27 April 2026 - 13:35 WIB

Custom-Printed-Tofu-Boxes-2

Rem Blong Picu Tabrakan Beruntun di Probolinggo, Empat Orang Tewas

19 April 2026 - 13:41 WIB

Rem Blong Picu Tabrakan Beruntun di Probolinggo, Empat Orang Tewas

Lautan Jamaah Padati Genggong, Gus Alex Tegaskan Keteladanan dan Perjuangan KH Hasan Sepuh

31 Maret 2026 - 12:38 WIB

Lautan Jamaah Padati Genggong, Gus Alex Tegaskan Keteladanan dan Perjuangan KH Hasan Sepuh

Semeru Erupsi Dua Kali Pagi Ini, Kolom Abu Capai 1.000 Meter

20 Maret 2026 - 18:24 WIB

Semeru Erupsi Dua Kali Pagi Ini, Kolom Abu Capai 1.000 Meter

Polda Metro Jaya Kantongi Inisial Pelaku Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS, Diduga Lebih dari Empat Orang

18 Maret 2026 - 20:24 WIB

Trending di Berita
error: