SUARARAKYATINDO.COM – Probolinggo, Suasana ruang Fraksi PKB di Gedung DPRD Kabupaten Probolinggo mendadak berbeda. Langkah Ketua DPC PKB sekaligus Wakil Bupati (Wabup) Kabupaten Probolinggo, Lora Fahmi AHZ, menyusuri lorong parlemen tanpa banyak pemberitahuan lebih dulu.
Bukan sekadar kunjungan, Ra Fahmi melakukan inspeksi mendadak sebuah langkah serius yang membawa pesan penting: keseriusan partai dalam membangun disiplin dan loyalitas kadernya.
Dalam ruangan tertutup itu, suasana sempat hening. Tapi bukan karena ketegangan melainkan karena tiap kata yang dituturkan Fahmi menggugah kesadaran. Ia tidak hanya berbicara soal kehadiran fisik, tapi tentang makna hadir sebagai wakil rakyat.
“Kita tidak ingin pelayanan politik kita ke masyarakat hanya sebatas formalitas. Fraksi PKB harus jadi garda terdepan disiplin, tangguh, dan teguh memperjuangkan nilai-nilai partai,” tutur Ra Fahmi dengan nada mantap, sekaligus mengajak seluruh anggota fraksi untuk kembali menata arah.
Sidak ini bukan sekadar rutinitas pengawasan. Lebih dari itu, ia menjadi cermin evaluasi internal partai: apakah suara rakyat sudah benar-benar diwakili? Apakah kerja politik selama ini sudah menjangkau kebutuhan konstituen secara nyata?
Ketua Fraksi PKB, Muchlis, menyambut Ketua DPC, Fahmi AHZ dengan terbuka dan menjadikan momentum ini sebagai refleksi kolektif.
“Ini bukan teguran, ini suntikan energi. Kita siap bergerak lebih cepat, lebih kuat, dan lebih dekat dengan masyarakat,” ungkap Muchlis.
Selain itu, ia juga menyampaikan komitmennya untuk memperkuat komunikasi antaranggota dan memperluas kegiatan yang bersentuhan langsung dengan warga.
Langkah Fahmi AHZ ini menunjukkan bahwa DPC PKB Kabupaten Probolinggo tidak ingin ada ruang kosong dalam kerja politiknya. Mesin partai harus hidup dan bergerak serempak. Tidak hanya untuk memenuhi target politik, tapi untuk benar-benar hadir sebagai pengayom dan penyambung aspirasi rakyat.






