Tidur Sepanjang Hari di Bulan Puasa Ramdhan, Hukumnya Begini Menurut Para Ulama

Ilustrasi tidur sepanjang hari. (Foto: iStock)

Suararakytindo.com – Lifestyle, Saat kita sedang menjalani puasa ramadhan tubuh kita sering merasa lemas dan tak bertenaga.

Kondisi ini sering dijadikan alasan untuk bermalas-malasan dan tidur sepanjang hari ketika puasa ramadhan.

Mungkin mereka mengetahui hadist nabi yang menyatakan bahwa tidurnya orang yang berpuasa adalah dianggap ibadah, dan hadist ini menjadi alasan untuk memanfaatkan puasa ramadhan untuk lebih banyak tidur.

Tetapi yang menjadi pertanyaan, akankan puasa ramadhan itu sah jika tidur disepanjang hari ?

Ibnu Qudamah al-Maqdisi dalam kitab Al-Mughni menyatakan bahwa tidur tidak mempengaruhi keabsahan puasa, baik tidur itu terjadi sepanjang siang hari atau hanya sebagian hari diwaktu puasa ramadhan.

Tujuan utama puasa ramadhan adalah untuk meningkatkan ketakwaan kepada Allah Swt dengan melakukan lebih banyak ibadah selama berpuasa.

Meskipun orang yang tidur sepanjang hari dibulan puasa ramadhan itu dinggap sah puasanya, tetapi para ulama mengganggap sebagai perbuatan yang makruh karena telah mengabaikan kewajiban lainnya,yaitu sholat.

Jika dilihat dari banyaknya hadist dijelaskan bahwa tidurnya orang yang berpuasa itu adalah ibadah, tetapi ibadah itu akan sia-sia jika tidurnya sampai berlebihan apalagi meninggalakan sholat wajib.

Tinggalkan Balasan