Menu

Mode Gelap
Advancements in Treasured Metals IRAs: A Comprehensive Guide To Investing Correctly The most Effective Places To Buy Gold Online: A Complete Guide Investing in Gold: The Benefits of Holding Physical Gold In Your IRA Best Gold IRA Investments For Retirement: A Complete Information Mostbet uz: download apk and skachat yuklab Android/IOS download for Uzbekistan, kirish login com, reviews, owner’s photo, casino bet, uzb Android online Understanding Empty Leg Charter Flights: A Cost-effective Travel Resolution

Politik

Wahab Talaohu: Agus Rahardjo Manipulatif dan Syarat Tendensi Politik

badge-check


					Sosok Wahab Talaohu merupakan Ketua DPP Persaudaraan Aktivis 98. (Foto: SRI) Perbesar

Sosok Wahab Talaohu merupakan Ketua DPP Persaudaraan Aktivis 98. (Foto: SRI)

SUARARAKYATINDO.COM- Ketua Umum DPP Persaudaraan 98 Wahab Talaohu menilai polemik yang dilontarkan oleh eks Ketua KPK Agus Rahardjo sangat manipulatif dan syarat tendensi politik.

Eks Ketua KPK tersebut menuduh Presiden Jokowi pernah marah dan meminta menghentikan kasus e-KTP yang melibatkan mantan Ketua DPR RI Setya Novanto.

“Agus Rahardjo jangan mengarang cerita. Pak Jokowi itu bukan pribadi yang tempramen. Beliau sangat lembut dan santun. Sehingga pengakuan Agus itu sangat bertentangan dengan kenyataan yang ada”, tegas Wahab dalam keterangan persnya, di Jakarta (04/12/23).

Wahab menambahkan, tuduhan Agus itu sangat keji tidak punya bukti yang kuat dan sangat berbanding terbalik dengan fakta di lapangan. Itu semua dapat dilihat dari rekam jejak pemberitaan media terkait sikap presiden dalam kasus tersebut.

“Silahkan dicek rekam jejak berita media, dimana presiden mendukung sepenuhnya penegakan hukum terkait kasus e-KTP. Kemudian kasus itu berjalan di pengadilan dan telah memvonis Setya Novanto bersalah. Jadi apa sebenarnya motif Agus melontarkan isu ini?” sambungnya.

Menurut Wahab, jika Eks Ketua KPK 2015-2019 tersebut hendak membuka kembali kasus e-KTP yang dianggapnya belum tuntas, maka harus melalui prosedur yang ada dan tidak perlu berpolemik di publik.

Wahab menuturkan, Setya Novanto pada kesaksiannya di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta Pusat, Kamis, 8 Februari 2018, menyebut adanya aliran dana sebesar US$ 500 ribu ke Anggota DPR RI atas nama Ganjar Pranowo.

“Kalau pak Agus mau adanya penegakan hukum, maka silahkan mulai dari keterangan Setia Novanto tersebut. Jangan justru jadi wayang politik dengan membuat polemik dengan informasi sepihak yang tidak dapat diuji kebenarannya”, tutup Wahab.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

PKB Probolinggo Siapkan Panggung untuk Kader Muda di Muscab 2026

26 Maret 2026 - 13:15 WIB

Muscab PKB Probolinggo Jadi Titik Awal Arah Baru Politik Partai

26 Maret 2026 - 12:07 WIB

Perempuan Bangsa Probolinggo Gelar Talkshow Kesehatan Kulit, Tunjukkan Komitmen Terhadap Sosial Kemasyarakatan

2 Agustus 2025 - 14:44 WIB

Garda Bangsa Probolinggo Jadi Pelopor Program Sosial, Hapus Tato Gratis Disambut Hangat Sejumlah Pemuda

27 Juli 2025 - 16:08 WIB

Panji Bangsa Probolinggo Jadi Role Model Nasional, Sekjen DKP: DIKBAR Bukti Militansi Kader PKB

26 Juli 2025 - 16:15 WIB

Trending di Daerah
error: