Menu

Mode Gelap
Post By @mindbodybydoc · 1 Video Paito Broto4D sebagai Media Visual untuk Membaca Pola Angka Secara Akurat Kades Pakel Lumajang Dikeroyok di Rumahnya, Polisi Selidiki Motif Serangan Paito Warna HK Lotto untuk Membaca Tren Angka dengan Pendekatan Visual Minibus Tabrak Honda Scoopy di Triwung Kidul, Pengendara Motor Dilarikan ke RS Bupati Probolinggo Larang ASN Gunakan LPG 3 Kg, SPPG MBG Ikut Diingatkan

Nasional

Selalu Jaga Kesehatan, 18 Jemaah Haji Sakit 60 Wafat

badge-check


					Para Jemaah Haji Yang Sakit sudah dirawat oleh Petugas. (Foto; Kemenag) Perbesar

Para Jemaah Haji Yang Sakit sudah dirawat oleh Petugas. (Foto; Kemenag)

SUARARAKYATINDO.COM- Proses evakuasi jemaah haji sakit dari Madinah ke Makkah terus dilakukan oleh Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI). Setiap hari ada dua hingga tiga kali pemberangkatan. Sementara jemaah yang meninggal dunia bertambah menjadi 60 orang.

Penanggung jawab evakuasi jemaah haji KKHI Daker Madinah, dr Rikho Ade Putera menyebut, sudah 18 jemaah haji yang dievakuasi. “Rencananya hingga 15 Juni pagi ada 13 orang termasuk yang hari ini,” ujarnya, Rabu (14/6/2023).

Jemaah sakit yang mendapat prioritas evakuasi adalah jemaah yang kloternya telah berada di Makkah. Dengan catatan, jemaah tidak berisiko saat menempuh perjalanan jauh. Jumlah yang dirawat baik di KKHI dan Rumah Sakit Arab Saudi (RSAS) masih banyak meski trennya cenderung menurun.

“Sekaligus memastikan kapan pasien-pasien tersebut dapat dipulangkan dan transportable untuk dievakuasi ke Makkah,” ujarnya.

Jelang deadline masa tinggal jemaah haji di Madinah pada 16 Juni, Atma mengatakan, KKHI mempertimbangkan berbagai opsi dan usulan agar memanfaatkan moda transportasi selain ambulans untuk mengangkut jemaah sakit.

“Di KKHI ada 2 ambulans, di sektor ada 5 ambulans agar bisa mendorong lebih banyak lagi dari Madinah ke Makkah. Kita juga pertimbangkan usulan menggunakan moda transportasi lain, tapi tentunya dengan melihat kebijakan dari Arab Saudi,” ujarnya.

Jemaah Wafat Didominasi Lansia

Berdasarkan data Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) Kemenag, hingga Rabu 14 Juni 2023, jumlah jemaah yang wafat bertambah menjadi 60 orang.

Mayoritas mereka adalah lansia, dengan umur di atas 65 tahun dan memiliki penyakit bawaan (komorbid).

Berdasarkan tempat meninggal, 30 jemaah meninggal di Kota Makkah, 27 jemaah di Madinah, dan 3 jemaah meninggal di Jeddah.

Jamaah yamg wafat di Mekah dishalati dan dimakamkan di Ma’la dan Suraya. Sedangkan di Madinah, dimakamkan di Baqi, kompleks pemakaman di sisi utara Masjid Nabawi.

Berdasarkan asal keberangkatan, jumlah jemaah yang meninggal terbanyak berasal dari embarkasi Surabaya (SUB) Jawa Timur sebanyak 28 jamaah.

Kemudian dari embarkasi Solo (SOC) Jawa Tengah dan embarkasi Jakarta Bekasi (JKS) Jawa Barat dengan jumlah masing-masing 12 jemaah. Sisanya dari 10 embarkasi lain, termasuk 1 jamaah haji khusus.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Polda Metro Jaya Kantongi Inisial Pelaku Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS, Diduga Lebih dari Empat Orang

18 Maret 2026 - 20:24 WIB

Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI

14 Maret 2026 - 13:00 WIB

Mantan Menag Yaqut Cholil Qoumas Ditahan KPK dalam Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji 2023–2024

13 Maret 2026 - 13:56 WIB

BGN Hentikan Ratusan Unit SPPG di Jawa Timur, Ini Alasannya

12 Maret 2026 - 13:31 WIB

Pemohon Uji Materi: Anggaran Pendidikan 2026 Jangan Sekadar Naik Angka, Substansinya Tergerus

20 Februari 2026 - 21:53 WIB

Trending di Nasional
error: