SUARARAKYATINDO. Probolinggo- Berdasarkan data pertumbuhan pendapatan daerah Kabupaten Probolinggo di 6 tahun terkahir mengalami Fluktuasi, Pasalnya, Kabupaten Probolinggo mengalami peningkatan di Tahun 2019 dengan tren pendapatan senilai Rp 2,399,598,158,413.
Oleh sebab, itu Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Kabupaten Probolinggo menggelar aksi di depan kantor Bupati Probolinggo.
Aksi yang di lakukan oleh Segenap PC PMII ini di ikuti oleh segenap sahabat-sahabat PMII di bawah naungan PC PMII yang titik kumpulnya di Gor Sasana Krida, Kraksaan Kabupaten Probolinggo.

Masa aksi menggunakan atribut mahasiswa dengan membawa Bender PMII yang menuju ke depan Gedung Kantor Bupati Kabupaten Probolinggo.
Ketua II PC PMII Probolinggo mengatakan bahwa kita turun kejalan atas nama rakyat dan tentunya Ini adalah sikap dari PMII. oleh sebab itu, Kita sampaikan bahwa APBD lebih banyak dinikmati oleh segenap birokrasi daerah maupun pemerintah dan tidak selaras dengan kemiskinan yang ada di Probolinggo.

Akibat itu semua Probolinggo memiliki prestasi baru yaitu menjadi kabupaten termiskin No 4 se – jawa timur.
“Dana APBD lebih banyak dinikmati oleh plat-plat merah, Sedangkan rakyat untuk mencari sesuap nasi saja sangat melarat,” ujarnya Abdul Rozak Saat Orasi Politik pada Kamis 15/06/2023.
DPR yang milih rakyat, untuk rakyat, oleh rakyat, seharusnya rakyat adalah raja yang apapun di butuhkan harus dipenuhi demi kesejahteraan bersama, khususnya di Kabupaten Probolinggo.
“Ini baru jilid pertama, Kami meminta datangi kami dan berdialog dengan kami. Dan kami menolak untuk dipanggil kedalam. Karna mereka adalah wakil atau sebagai pembantu dan majikannya adalah rakyat yang mana notabenenya rakyat adalah pemilik kedaulatan tertinggi, Dan tidak elok rasanya jika majikan menemui pembantunya,” pungkasnya.













