SUARARAKYATINDO.COM, Probolinggo- Ribuan pecinta sepeda dari berbagai daerah memadati Halaman P5 Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong, Kabupaten Probolinggo, dalam ajang tahunan Genggong Go Green ke-7. Kegiatan ini kembali menjadi magnet bagi komunitas gowes sekaligus ruang kampanye gaya hidup ramah lingkungan.
Sejak pagi hari, peserta dari beragam kalangan telah berkumpul dengan sepeda masing-masing. Mereka mengikuti tiga kategori rute yang disiapkan panitia, yakni roadbike, funbike, dan MTB, dengan jarak tempuh berbeda sesuai kelasnya.
Pelepasan peserta dilakukan langsung oleh Bupati Probolinggo, Gus dr. Mohammad Haris. Ia menegaskan bahwa Genggong Go Green bukan sekadar agenda olahraga tahunan.
“Genggong Go Green ini bukan sekadar acara olahraga tahunan atau kumpul-kumpul semata, melainkan sebuah gerakan moral. Di tengah tantangan efisiensi energi global, kita memulai langkah nyata dari Probolinggo,” ungkap Gus Mohammad Haris.
Menurutnya, kegiatan yang telah berlangsung selama tujuh tahun ini menjadi wujud sinergi antara nilai-nilai kepesantrenan dan visi pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Probolinggo. Bersepeda dinilai sebagai langkah sederhana namun berdampak besar dalam menekan polusi dan menghemat energi.
Ia juga menekankan pentingnya edukasi lingkungan yang inklusif dan menyentuh seluruh lapisan masyarakat.
“Acara ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat bahwa membudayakan bersepeda adalah investasi jangka panjang. Kita mengurangi polusi, menghemat energi, dan pada saat yang sama membangun masyarakat yang lebih sehat,” tegasnya.
Melalui Genggong Go Green ke-7, pesan pelestarian lingkungan kembali digaungkan dari lingkungan pesantren, mengajak masyarakat menjadikan sepeda sebagai bagian dari gaya hidup sehari-hari demi masa depan yang lebih berkelanjutan.













