Menu

Mode Gelap
Exploring Jet Charters Close To You: A Comprehensive Guide Catching Up Episodes A Practical Handbook for Rediscovering Favorite TV Shows Full Episode Guide and Season-by-Season Recap for The Gaslight District Murder Drones Characters Meet the Cast of the Dark Animated Series and Their Roles Murder Drones Characters Meet the Cast of the Dark Animated Series and Their Roles Unraveling Lizzy Murder Drone Cases and Practical Safety Guidance for Residents

Kolom

Diskusi Sedulur Tunggal Kopi: Membedah Hakikat Freedom ( kebebasan )

badge-check


					Saat melakukan diskusi sedulur tunggal kopi. (Foto: SRI) Perbesar

Saat melakukan diskusi sedulur tunggal kopi. (Foto: SRI)

Oleh: Jhon Qudsi

Rektor Universitas Kehidupan

Freedom atau lebih di kenal dengan istilah bahasa Indonesianya kebebasan, kebebasan merupakan hak sebagai manusia untuk menyampaikan aspirasinya baik secara lisan atau tulisan, kebebasan berekpresi di lindungi oleh konstitusi

Kendati perkembangannya seringkali memakan banyak korban yang berakhir di ujung jeruji besi karena persoalan menyinggung perasaan pejabat atau lembaga tertentu

Sejatinya kebebasan adalah suatu fitrah yang di anugerahkan Tuhan semenjak ia terlahir di dunia, namun kenyataannya benturan kebebasan berekpresi untuk menyampaikan kritik terhalang oleh norma yang berlaku di masyarakat sehingga di anggap buruk

Batasan kebebasan berekpresi adalah pengendaliannya kita sendiri, selama tidak menghina martabat tubuh biologis atau menyentuh secara fisik, maka kebebasan berekpresi boleh-boleh saja

Kebebasan bisa di katakan kebebasan jika mampu saling beradu argument dengan mengendalikan sentiment sehingga melahirkan diskursus pemikiran sebagai solusi ataupun aspirasi

Tidak ada lembaga tertentu atau agama yang bisa menghalanginya pikiran seseorang kalau mencapai pada tingkat idealisme, agama dan lembaga hanya memberikan tuntunan dan nilai dan moral untuk mempertanggung jawabkan secara logis

Inti dari kebebasan ( freedom ) berekpresi secara lisan ataupun lisan yang melahirkan suatu pergerakan untuk berpihak atau merubah suatu kebijakan yang di nilai terdapat ketimpangan sosial, baik sosial, ekonomi dan politik

Naluri alamiah manusia ketika sudah terancam kebebasannya maka ia akan memberontak sebagai respon untuk melawan dengan segala usahanya, hal yang paling rasional dengan menggunakan pikirannya untuk berargumentasi

Suatu contoh opini saya terhadap kebebasan belajar kurikulum merdeka merupakan solusi dari kurikulum sebelumnya yang terkesan kaku dan membatasi, barangkali keunggulan program ini tidak membatasi pelajar lebih penekanannya kepada aspek kemandirian

Pelajar bisa berinisiatif belajar secara mandiri tanpa bergantung kepada guru untuk meningkatkan daya berfikir kritis analitis dan logis sebagai upaya untuk meningkatkan kreativitas di dalam kemandirian cara berfikir untuk mengeksplorasi kemampuannya sehingga menemukan potensi di dalam dirinya

Namun kebebasan berfikir sering kali terhambat ketika di ruang kelas karena masih berlaku pemusatan yang beranggapan bahwasanya guru atau dosen di anggap sumber pengetahuan utama sehingga melahirkan kebenaran tunggal. Akibatnya siswi atau mahasiswi canggung untuk berbeda pendapat

Padahal Dosen dan Guru hanyalah fasilitator, tidak lain adalah sebagai pembanding dari pengetahuan seorang siswi dan mahasiswi sehingga forum di ruang kelas menjadi aktif

maka saya akhiri dengan kutipan

Kebebasan tidak mungkin bisa di capai hanya dengan pikiran
maka pikiran perlu di realisasikan dengan argumentasi
argumentasi belum mencapai kesempurnaannya
jika tidak ada perlawanan secara pergerakan

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Kritik dalam Demokrasi: Antara Hak Politik dan Tuduhan Makar

7 April 2026 - 19:01 WIB

Kritik dalam Demokrasi: Antara Hak Politik dan Tuduhan Makar

Makan Bergizi Gratis (MBG) : Kebijakan Populis yang Mengorbankan Pendidikan?

16 Februari 2026 - 18:41 WIB

Ilustrasi Anggaran Pendidikan dan Program MBG 2026

Jangan Selalu Norma, Mari Pandang Coming Out LGBTQ+ Dari Kacamata Psikologi

1 Oktober 2025 - 20:55 WIB

Jangan Selalu Norma, Mari Pandang Coming Out LGBTQ+ Dari Kacamata Psikologi

Kisah Kelam Sejarah G30S PKI, Mahasiswa Harus Jadi Garda Terdepan Menjaga Ideologi Pancasila

1 Oktober 2025 - 12:35 WIB

Kisah Kelam Sejarah G30S PKI, Mahasiswa Harus Jadi Garda Terdepan Menjaga Ideologi Pancasila

Sajak Mahendra Utama, Untuk Gus Imin di Hari Lahirmu

24 September 2025 - 12:20 WIB

Sajak Mahendra Utama, Untuk Gus Imin di Hari Lahirmu
Trending di Kolom
error: